4 Mayat Imigran Ditemukan di Pantai Spanyol, 21 Lainnya Masih Hilang

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 22:20 WIB
Turkish gendarmes put the body of a child into a body bag on a beach in Canakkales Bademli district on January 30, 2016 after at least 33 migrants drowned when their boat sank in the Aegean Sea while trying to cross from Turkey to Greece, Turkeys state-run Anatolia news agency reported.  
The migrants, who included those from Myanmar, Afghanistan and Syria, set sail from the Canakkale province to reach the nearby Greek island of Lesbos, Anatolia said. / AFP / OZAN KOSE
Ilustrasi (Foto: Pool)
Madrid -

Sebuah kapal yang mengangkut 28 imigran tenggelam di perairan Spanyol. Otoritas Spanyol telah menemukan 4 mayat di sekitar pantai.

Dilansir AFP, kapal tersebut tenggelam pada Kamis (15/10) malam.Potongan bangkai kapal terlihat di sekitar 70 kilometer Cape Trafalgar Spanyol oleh sebuah kapal dagang.

Alarm kemudian dibunyikan. 3 imigran berhasil diselematkan. 2 pria ditemukan berada di atas kapal sementara seorang wanita diselematkan di laut.

Namun, petugas juga menemukan 4 mayat lain. Sebuah helikopter dikirim untuk mencari para migran yang hilang.

Diketahui, Spanyol merupakan salah satu pintu gerbang terbesar bagi para imigran yang berangkat dari Afrika Utara dan mencari kehidupan yang lebih baik di Eropa.

Lebih dari 27.000 imigran telah tiba di Spanyol, Kepulauan Balearic dan Canary via jalur laut antara Januari hingga September 2021. Jumlah tersebut meningkat 54% dibandingkan waktu yang sama pada tahun 2020.

Organisasi Internasional untuk Migrasi mengatakan setidaknya 1.025 imigran tewas saat mencoba mencapai Spanyol pada tahun 2021. Angka ini menjadikan 2021 'tahun paling mematikan'.

(isa/knv)