Personel Angkatan Laut AS Akan Dipecat Jika Tak Mau Divaksin!

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 10:30 WIB
AS mulai melakukan uji coba vaksin virus Corona pada manusia. Dibutuhkan waktu hingga beberapa bulan ke depan hingga vaksin itu dapat tersedia untuk umum.
Ilustrasi (dok. AP Photo/Ted S. Warren)
Washington DC -

Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa personelnya yang menolak divaksin virus Corona (COVID-19) akan dikeluarkan dari satuan militer atau dipecat. Angkatan Laut AS menetapkan batas waktu 28 November untuk semua personelnya divaksinasi.

"Dengan vaksin COVID-19 sekarang diwajibkan untuk semua anggota militer, Angkatan Laut telah mengumumkan rencana untuk memulai proses untuk memberhentikan mereka yang menolak vaksinasi, tanpa ada pengecualian yang tertunda maupun yang disetujui," demikian pernyataan Angkatan Laut AS, seperti dilansir AFP, Jumat (15/10/2021).

Disebutkan lebih lanjut bahwa personel yang dipecat karena menolak vaksin Corona akan menerima pemberhentian dengan hormat, namun bisa kehilangan tunjangan tertentu atau dipaksa membayar biaya pelatihan dan pendidikan dalam beberapa kasus.

Personel Angkatan Laut AS yang bisa mendapatkan pengecualian dari kewajiban vaksin, baik karena alasan kesehatan atau alasan lainnya, bisa dimutasi dari tugas mereka saat ini.

Aturan ini menjadi indikasi jelas pertama oleh Pentagon atau Departemen Pertahanan AS soal apa yang akan terjadi pada personel militer yang menolak vaksin Corona, yang diwajibkan sejak akhir Agustus. Selama ini, para pejabat militer AS menghindar untuk menjawab pertanyaan soal apa yang akan terjadi pada mereka yang menolak vaksin.

Angkatan Laut AS menyebut sudah 98 persen dari total 350.000 personel aktif mereka yang memulai atau menyelesaikan proses vaksinasi Corona.

Untuk militer AS secara keseluruhan, juru bicara Pentagon, John Kirby, menuturkan pada Selasa (12/10) waktu setempat bahwa 96,7 persen dari nyaris 1,4 juta personel aktif telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Corona, dan sebanyak 83,7 persen telah menerima dua dosis.

Simak juga video 'Joe Biden Pamer Pencapaian AS Perangi Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]