Atlet Lari Kenya Ditemukan Tewas di Rumahnya dengan Luka Tusuk

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 14 Okt 2021 02:03 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Nairobi -

Atlet lari jarak jauh Kenya, Agnes Tirop, ditemukan tewas. Agnes tewas dengan luka tusuk di perutnya.

Dilansir AFP, Agnes Tirop ditemukan tergeletak di rumahnya di Iten, Kenya Barat, Rabu (13/10). Kini polisi tengah memburu suaminya.

Kepala polisi Keiyo North, Tom Makori, mengatakan suami Agnes Tirop bernama Emmanuel Rotich. Tom menyebut Rotich adalah 'orang yang berkepentingan'.

"Dia bisa memberitahu kita apa yang terjadi," kata Makori.

"Tersangka telah menelepon orang tua Tirop dan mengatakan bahwa dia telah melakukan kesalahan. Jadi kami yakin dia tahu apa yang terjadi," terangnya.

Presiden Kenya Uhuru Kenyatta turut berduka atas meninggalnya Agnes Tirop. Ia meminta polisi mengusut tuntas kasus ini.

"Ini meresahkan, sangat disayangkan dan sangat menyedihkan bahwa kita kehilangan seorang atlet muda dan menjanjikan yang, pada usia muda 25 tahun, dia telah membawa negara kita begitu banyak kejayaan melalui prestasinya di panggung atletik global," kata Uhuru dalam sebuah pernyataan.

"Lebih menyakitkan lagi bahwa Agnes, pahlawan Kenya dengan segala cara, kehilangan masa mudanya dengan menyakitkan melalui tindakan kriminal yang dilakukan oleh orang-orang yang egois dan pengecut," lanjutnya.

Otoritas Atletik Kenya turut berbelasungkawa atas meninggalnya Agnes Tirop. Mereka masih melakukan penyelidikan lebih detil atas insiden tersebut.

"Kenya telah kehilangan permata yang merupakan salah satu raksasa atletik yang tumbuh paling cepat di panggung internasional, berkat penampilannya yang menarik di lintasan," kata otoritas Atletik Kenya.

Agnes Tirop meninggal dunia di usia 25 tahun. Di usia yang terbilang masih muda, Agnes Tirop bergelimang prestasi.

Agnes Tirop pernah meraih medali perunggu ganda dunia 10.000 meter dan juara dunia lintas wilayah pada tahun 2015. Agnes Tirop juga berhasil finis di urutan keempat di nomor 5.000 meter pada Olimpiade Tokyo tahun ini.

Beberapa bulan lalu, Agnes juga memecahkan rekor dunia lari 10 km khusus putri di kompetisi Road to Records Event di Jerman dengan catatan waktu 30 menit 1 detik.

Lihat juga Video: 'Triple Tragedy' yang Mengacaukan Sistem Kesehatan Kenya

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)