Fasilitas Bahan Bakar Utama Lebanon Terbakar, Asap Pekat Mengepul

Mutia Safira - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 16:06 WIB
Smoke billows from a huge fire in a storage tank at the Zahrani fuel facility in southern Lebanon on Monday (Mahmoud ZAYYAT/AFP)
Kepulan asap pekat terlihat dari tangki bahan bakar yang terbakar di Lebanon (Mahmoud ZAYYAT/AFP)

Sejumlah truk pemadam kebakaran bergerak cepat untuk memadamkan api dan mencegah api menyebar ke tangki-tangki lainnya di fasilitas tersebut.

Seorang pekerja di sebuah pembangkit di dekat fasilitas yang dilanda kebakaran menuturkan kepada AFP bahwa dirinya mendengar suara ledakan keras sebelum kebakaran terjadi.

Fasilitas penyimpanan Zahrani juga diketahui memiliki pusat pembangkit listrik. Fasilitas ini menyediakan pasokan 15 persen bahan bakar minyak untuk Lebanon.

Lebanon sedang berjuang melawan salah satu krisis ekonomi terburuk di dunia sejak tahun 1850-an. Beberapa bulan terakhir, negara ini berjuang untuk mengimpor bahan bakar minyak yang cukup untuk sejumlah pembangkit listrik di wilayahnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, warga Lebanon hanya menerima satu atau dua jam pasokan listrik dalam sehari.

Kebakaran di fasilitas Zahrani ini terjadi setelah jaringan listrik padam pada Sabtu (9/10) lalu. Pemadaman itu terjadi setelah dua pembangkit listrik utama, termasuk yang ada di Zahrani, kehabisan bahan bakar. Pada Minggu (10/10) waktu setempat, pasokan bahan bakar minyak gas secara terbatas diberikan oleh militer.

Kebanyakan warga Lebanon tidak melihat perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari mereka selama pemadaman listrik, karena mereka yang mampu secara ekonomi telah membeli generator pribadi untuk menyelakan lampu selama pemadaman listrik terjadi.

Bensin yang juga terbatas pasokannya telah memaksa warga Lebanon mengantre berjam-jam di luar pom bensin setempat.


(nvc/nvc)