Round-Up

Kecaman di Mana-mana Saat Israel Izinkan Yahudi Berdoa di Al-Aqsa

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 09 Okt 2021 04:36 WIB
Ribuan umat muslim Palestina pagi ini waktu setempat, merayakan Hari Raya Idul Fitri di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, Kamis (13/5/2021). Mereka menggelar salat Id berjamaah di masjid tersebut.
Masjid Al-Aqsa (Foto: AP/Mahmoud Illean)
Jakarta -

Hakim di Israel membuat putusan yang mengizinkan umat Yahudi berdoa di kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem. Putusan hakim itu lantas menuai kecaman di mana-mana.

Dilansir AFP, Jumat (8/10), putusan itu dijatuhkan oleh hakim Pengadilan Yerusalem, Bilhha Yahalom. Putusan itu merespons petisi yang diajukan seorang rabbi Israel bernama Aryeh Lippo, yang pada 29 September lalu dijatuhi sanksi dilarang memasuki kompleks suci itu selama dua pekan setelah kedapatan berdoa di sana.

Petisi tersebut menuntut hak berdoa untuk umat Yahudi di Temple Mount, Mahkamah Agung Israel menetapkan bahwa: "Setiap orang Yahudi memiliki hak untuk berdoa di Temple Mount, sebagai bagian dari kebebasan beragama dan berekspresi."

"Pada saat bersamaan, hak-hak ini tidak mutlak, dan bisa dibatasi dengan mempertimbangkan kepentingan publik," tegas putusan Mahkamah Agung Israel itu.

Putusan hakim Yahalom itu secara tidak langsung memfokuskan pada mencabut larangan Rabbi Lippo berdoa di kompleks Al-Aqsa. Namun saat mengomentari perilakunya, hakim Yahalom menyatakan: "Pemohon berdiri di sudut dengan satu atau dua temannya, tanpa kerumunan di sekitarnya, doanya hening, berbisik,"

"Saya tidak mendapati bahwa tindakan keagamaan yang dilakukan pemohon dieksternalisasi dan terlihat," demikian bunyi putusan hakim Yahalom, yang menetapkan doa hening semacam itu 'tidak melanggar arahan polisi' dan membatalkan larangan berdoa yang dijatuhkan terhadap Rabbi Lippo.

Kepolisian Israel juga mengajukan banding atas putusan itu. Dalam bandingnya terhadap putusan itu, Kepolisian Israel menegaskan Rabbi Lippo terlibat dalam 'perilaku tidak pantas di tempat umum'.

Otoritas rabbi arus utama di Israel menentang umat Yahudi berdoa di Temple Mount, dengan ibadah umat Yahudi dipusatkan di Tembok Ratapan yang ada di bawah kompleks suci itu.

Lihat juga video saat 'Ultranasionalis Yahudi Parade Bendera Israel, Picu Kekerasan Baru':

[Gambas:Video 20detik]