Disebut dalam Pandora Papers, Presiden Chili Diselidiki Kejaksaan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 09 Okt 2021 00:53 WIB
FILE PHOTO: Chiles President Sebastian Pinera addresses the 74th session of the United Nations General Assembly at U.N. headquarters in New York City, New York, U.S., September 24, 2019. REUTERS/Carlo Allegri/File Photo
Sebastian Pinera (Foto: REUTERS/Carlo Allegri/File Photo)
Jakarta -

Kantor kejaksaan Chili membuka penyelidikan terhadap Presiden Sebastian Pinera atas penjualan sebuah perusahaan pertambangan melalui perusahaan milik anak-anaknya. Hal itu terungkap usai munculnya bocornya dokumen Pandora Papers.

Dilansir dari AFP, Sabtu (9/10/2021), Jaksa Agung Jorge Abbott membuka penyelidikan setelah Pandora Papers mengungkapkan penjualan perusahaan pertambangan Dominga oleh sebuah perusahaan "terkait dengan keluarga Presiden Pinera," kata kepala unit anti korupsi di kantor kejaksaan, Marta Herrera.

Herrera mengatakan kantor kejaksaan mengambil keputusan untuk menyelidiki karena kemungkinan bahwa kesepakatan itu melibatkan "penyuapan, kejahatan pajak, hal-hal yang pada akhirnya akan menjadi subjek penyelidikan."

Kasus ini akan dipimpin oleh jaksa penuntut umum di wilayah Valparaiso, di utara ibu kota Santiago. Herrera mengatakan kasus suap membawa hukuman penjara lima tahun.

Menurut investigasi oleh dua media lokal, CIPER dan LaBot yang merupakan bagian dari International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) yang memproduksi apa yang disebut Pandora Papers, Dominga dijual kepada pengusaha Carlos Alberto Delano, teman Pinera, seharga $152 juta dalam kesepakatan yang dilakukan di British Virgin Islands, surga pajak yang terkenal.

Penyelidikan menemukan bahwa pembayaran itu dijadwalkan untuk tiga kali angsuran dengan klausul yang menyatakan bahwa angsuran terakhir tergantung pada "tidak menetapkan kawasan perlindungan lingkungan di wilayah operasi perusahaan pertambangan, seperti yang dituntut oleh para pecinta lingkungan."

Menurut penyelidikan, pemerintah Pinera tidak membuat kawasan lindung di sekitar lokasi tambang yang bersangkutan.

(eva/eva)