Gempa Pakistan: Kondisi Terbaru dan Jumlah Korban, 20 Orang Tewas

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 07 Okt 2021 16:19 WIB
A resident removes debris of his mud house that collapsed following an earthquake in the remote mountainous district of Harnai on October 7, 2021, as around 20 people were killed and more than 200 injured when a shallow earthquake hit southwestern Pakistan in the early hours of October 7. (Photo by Banaras KHAN / AFP)
Gempa Pakistan: Kondisi Terbaru dan Jumlah Korban, 20 Orang Tewas -- kondisi rumah yang hancur di Pakistan (Foto: AFP/BANARAS KHAN)
Jakarta -

Gempa Pakistan jadi salah satu informasi penting yang terjadi hari ini. Gempa berkekuatan magnitudo (M) 5,7 memakan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan di Pakistan.

Diketahui Pakistan terletak di perbatasan tempat pertemuan lempeng tektonik India dan Eurasia. Hal ini membuat negara itu rentan terhadap gempa bumi.

Dalam laporan US Geological Survey, gempa mengguncang Distrik Quetta, Balochistan, Pakistan pada Kamis (7/10/2021) sekitar pukul 03.00 waktu setempat. Gempa berpusat di kedalaman 20 km dan dilaporkan terasa di Quetta dan kota lainnya.

Gempa Pakistan: Warga Berlarian Ke Jalan

Seperti dilansir Reuters, dari video yang tersebar di media sosial, tampak rumah-rumah bergetar dan lampu-lampu bergoyang saat gempa Pakistan terjadi. Warga yang terkejut kemudian berhamburan ke jalan-jalan dalam kondisi gelap.

Dalam sebuah rekaman CCTV yang ditayangkan di televisi Geo juga tampak truk pengangkut berguncang saat gempa terjadi.

Gempa Pakistan: Korban Tertimpa Reruntuhan-20 Orang Tewas

Seperti dilansir AFP, korban gempa Pakistan tertimpa reruntuhan atap dan dinding. Di daerah Harnai dan Shahrag, beberapa orang dilaporkan terkubur di bawa bangunan yang runtuh.

Saat ini tercatat ada sekitar 20 orang yang tewas akibat gempa Pakistan. Sementara sekitar 300 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan puluhan lainnya mengalami luka parah lantaran gempa terjadi saat orang-orang masih tertidur lelap.

Petugas kesehatan juga membantu merawat warga yang terluka akibat kejadian tersebut. Hal ini dilakukan dengan bantuan obor imbas padamnya listrik.

"Kami menerima informasi bahwa 20 orang tewas akibat gempa. Upaya penyelamatan sedang dilakukan," kata Hashmi yang menjabat menteri dalam negeri provinsi Mir Zia ullah Langau.

Seorang pejabat senior pemerintah provinsi, Suhail Anwar Hashmi mengatakan seorang wanita dan enam anak termasuk di antara korban yang tewas.

Gempa Pakistan Sebabkan Listrik Padam

Di kota pegunungan terpencil, Harnai, Balochistan dampak gempa Pakistan juga sangat terasa. Hal ini lantaran kondisi kota yang kekurangan jalan beraspal, listrik dan jangkauan telepon seluler telah menghambat upaya penyelamatan.

Tak hanya itu, gempa Pakistan juga menyebabkan listrik padam. Kondisi ini terjadi di tengah upaya staf kesehatan di rumah sakit pemerintah untuk menangani para korban tanpa cahaya lampu.

"Kami beroperasi tanpa listrik dengan bantuan obor dan senter," kata Zahoor Tarin, pejabat senior di rumah sakit Harnai yang dikelola pemerintah.

"Sebagian besar yang terluka datang dengan kaki patah. Puluhan orang dipulangkan kembali setelah pertolongan pertama, sementara sekitar 40 orang yang terluka parah telah dikirim ke Quetta dengan ambulans," tambahnya.

Tim penyelamat melakukan pencarian di antara puing-puing dan berhasil membawa beberapa korban yang terluka. Mereka dirawat dengan tandu di jalan dan hanya mengandalkan obor untuk penerangan.

"Gempa bumi terjadi sekitar pukul 3 pagi. Orang-orang yang terluka parah berada di rumah sakit dan mereka sedang menunggu ambulans untuk dipindahkan ke Quetta," kata warga Muzaffar Khan Tareen.

Menurut laporan Associated Press, sebuah helikopter tentara juga telah diterbangkan untuk membawa para korban. Setidaknya sembilan dari yang terluka parah telah dibawa ke Quetta.

Selanjutnya soal gempa Pakistan dapat dilihat di halaman berikutnya.