Gempa Pakistan Tewaskan 20 Orang, Banyak Tertimpa Atap Saat Tidur

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 07 Okt 2021 08:33 WIB
Jakarta -

Sekitar 20 orang tewas dan puluhan lainnya terluka parah ketika gempa bumi mengguncang Pakistan selatan pada Kamis (7/10) dini hari waktu setempat saat orang-orang terlelap tidur.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (7/10/2021), para pejabat pemerintah mengatakan, banyak dari korban meninggal ketika atap dan dinding rumah mereka ambruk setelah gempa dangkal dengan Magnitudo (M) 5,7 melanda. Banyak petugas kesehatan merawat warga yang terluka dengan bantuan obor karena listrik padam.

Suhail Anwar Hashmi, seorang pejabat senior pemerintah provinsi, mengatakan kepada AFP, seorang wanita dan enam anak termasuk di antara 20 orang yang tewas.

"Kami menerima informasi bahwa 20 orang tewas akibat gempa. Upaya penyelamatan sedang dilakukan," kata Hashmi yang menjabat menteri dalam negeri provinsi Mir Zia ullah Langau.

Naseer Nasar, kepala otoritas Penanggulangan Bencana Provinsi Balochistan, mengatakan kepada AFP bahwa antara 15 dan 20 orang telah tewas, tetapi dia menambahkan bahwa jumlah korban mungkin meningkat.

Daerah yang terkena dampak terburuk adalah kota pegunungan terpencil Harnai, di Balochistan, di mana kurangnya jalan beraspal, listrik dan jangkauan telepon seluler telah menghambat upaya penyelamatan.

Gempa tersebut menyebabkan listrik padam di wilayah tersebut, dengan staf kesehatan bekerja tanpa lampu di rumah sakit pemerintah yang tidak dilengkapi dengan baik.