Round-Up

Fakta Ngeri Terbaru Kasus Predator Seksual Reynhard Sinaga

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 06 Okt 2021 06:34 WIB
Korban Reynhard Sinaga dalam kasus pemerkosaan terbesar di Inggris angkat bicara: Untuk bisa bicara bahwa saya telah diperkosa adalah hal sulit
Foto: Korban Reynhard Sinaga dalam kasus 'pemerkosaan terbesar' di Inggris, Daniel (BBC Magazine)
Jakarta -

Reynhard Sinaga dihukum penjara seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris setelah dinyatakan bersalah dalam 159 kasus perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban pria.

Pemerkosaan itu dilakukan dalam rentang waktu 2,5 tahun, sejak 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017. Vonis itu dijatuhkan kepada Reynhard pada Januari 2020.

Hakim Suzanne Goddard, dalam putusannya pada Senin (6/1/2020), menggambarkan Reynhard sebagai 'predator seksual setan'. Hakim menilai Reynhard tidak akan pernah aman untuk dibebaskan.

Dalam catatan pengadilan terungkap Reynhard membuntuti calon korban yang terpisah dari teman-temannya usai berhura-hura di klub pada malam hari. Reynhard kemudian menggiring calon korbannya ke apartemennya di Jalan Princess, Kota Manchester.

Baru-baru ini salah satu korban pemerkosaan Reynhard memutuskan tampil di publik. Selain itu, polisi juga merilis foto Reynhard dalam kondisi babak belur.

Korban Pemerkosaan Buka Identitas

Berbicara kepada BBC Two, dalam dokumenter bertajuk Catching a Predator, salah satu korban pemerkosaan bernama Daniel mengatakan dirinya memutuskan angkat bicara ke publik. Motivasinya membuka diri untuk membantu para korban dari Reynhard.

"Untuk bisa bicara sebagai pria bahwa saya telah diperkosa adalah hal yang sangat sulit. Membuat saya begitu rapuh," kata Daniel.

Daniel menjadi korban ketika dirinya sedang merayakan ulang tahunnya bersama teman-temannya pada 2015. Dia terpisah ketika mereka pergi menumpang taksi ke rumah masing-masing.

"Saya perlu ke toilet jadi saya pergi ke sebuah gang. Saya tidak ingat apa-apa setelah itu," paparnya.

Pagi harinya dia bangun dan mendapati dirinya di sofa. Saat ini Daniel mengaku dirinya masih berpakaian lengkap namun merasa pusing dan tak dapat mengingat apa yang dialaminya.

"Lalu saya melihat ada kaki orang sedang berjalan dan saya hanya mematung. Kemudian mereka meninggalkan ruangan. Saya langsung bangkit dan lari keluar," ujar Daniel.

Korban Ungkap Alasan Tak Lapor Polisi

Daniel mengaku tidak pernah mempertimbangkan untuk melapor ke polisi karena dia meragukan apa yang dialaminya, merasa bodoh dan memang tidak tahu apa yang telah terjadi. Dirinya baru yakin telah diperkosa setelah seorang detektif yang menyelidiki kasus Reynhard Sinaga menemuinya.

"Saya bisa melihat cara dia (sang detektif) menatap mata saya bahwa dia mengenali saya," ucap Daniel.

Simak pengakuan Daniel selengkapnya di halaman berikutnya.

Lihat juga Video: Kasus Pemerkosaan Berantai Reynhard Sinaga Bakal Difilmkan

[Gambas:Video 20detik]