Puluhan Pemukim Israel Serang Desa Palestina, Lukai Balita

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 30 Sep 2021 11:00 WIB
Tentara Israel membubarkan aksi protesdi Tepi Barat (AFP Photo)
Ilustrasi --: Tentara Israel membubarkan aksi protes di Tepi Barat (dok. AFP Photo)

Kelompok HAM Israel, B'Tselem, merilis video penyerangan itu dan memberikan keterangan senada dengan Hureini. Disebutkan B'Tselem bahwa tentara Israel malah menembakkan gas air mata ke arah warga Palestina dan menangkap sedikitnya satu warga Palestina.

Seorang tentara Israel, menurut B'Tselem, terlihat melemparkan gas air mata ke arah seorang warga Palestina yang merekam serangan itu dan mendorongnya.

Lebih lanjut, B'Tselem menyebut para pemukim Israel yang terlibat penyerangan itu berasal dari dua pos terdekat, Avigayil dan Havat Maon. Area itu diketahui menjadi lokasi rentetan penyerangan oleh pemukim Israel.

B'Tselem dan kelompok-kelompok HAM lainnya menuduh tentara Israel menutup mata terhadap tindak kekerasan yang dilakukan para pemukim Israel, atau malah berpihak pada pemukim Israel yang bentrok dengan warga Palestina.

"Apa yang dialami warga Palestina kemarin di Bukti Hebron Selatan merupakan salah satu serangan terbesar pada siang hari bolong oleh para pemukim (Israel) terhadap komunitas Palestina," ucap Direktur B'Tselem, Hagai El-Ad.

"Tapi perlu dipahami bahwa itu bukan hanya kekerasan pemukim secara acak. Ini strategis. Israel bertujuan secara maksa memindahkan warga Palestina dari sebagian besar Tepi Barat," imbuhnya.

Utusan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Timur Tengah, Tor Wennesland, menuturkan kepada Dewan Keamanan PBB pada Rabu (29/9) waktu setempat bahwa dirinya 'sangat terganggu' dengan hilangnya nyawa dan cedera serius yang terus berlanjut di wilayah Palestina.

"Mengerikan bahwa anak-anak terus menjadi korban kekerasan," sebutnya.


(nvc/tor)