Penasihat Biden Bertemu Putra Mahkota Saudi Bahas Perang Yaman

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 09:43 WIB
Operasi militer pimpinan Arab Saudi melawan pemberontak Houthi di Yaman telah terjadi lebih dari enam tahun terakhir.
ilustrasi situasi di Yaman (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Penasihat keamanan nasional Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Jake Sullivan, membahas tentang perang di Yaman dalam pertemuan dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, pada Selasa (28/9) waktu setempat.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (29/9/2021), Sullivan tengah melakukan lawatan ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab bersama dengan utusan khusus AS untuk Yaman, Tim Lenderking dan utusan AS untuk Timur Tengah, Brett McGurk.

Sullivan bertemu di Arab Saudi dengan Putra Mahkota Saudi serta Wakil Menteri Pertahanan Saudi Khalid bin Salman, Menteri Dalam Negeri Abdulaziz bin Saud bin Nayef, dan Menteri Garda Nasional Abdullah bin Bandar.

"Mereka melakukan pembicaraan terperinci tentang konflik Yaman, dan kedua belah pihak mendukung upaya Utusan Khusus PBB yang baru untuk Yaman Hans Grundberg dan sepakat untuk mengintensifkan keterlibatan diplomatik dengan semua pihak terkait. Utusan Khusus Lenderking akan tetap berada di wilayah tersebut untuk menindaklanjuti kesepakatan tersebut," kata seorang pejabat senior pemerintah AS.

Perang Yaman, di mana koalisi yang dipimpin Arab Saudi memerangi kelompok pemberontak Houthi, telah menghancurkan ekonomi Yaman dan menghabiskan cadangan devisa di negara Semenanjung Arab yang miskin itu, yang mengimpor sebagian besar barang-barangnya.

PBB menggambarkan situasi di Yaman sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia. Pertempuran selama tujuh tahun juga telah menjerumuskan negara itu ke dalam krisis ekonomi, yang memicu kekurangan pangan.

Simak juga 'Perang Saudara di Yaman Masih Berlanjut':

[Gambas:Video 20detik]