Ini Alasan Taliban Gantung Mayat Penculik di Afghanistan

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 10:33 WIB
Herat -

Taliban angkat suara usai menggantung mayat empat penculik kota Herat, Afghanistan. Tindakan itu dilakukan agar jadi pelajaran bahwa penculik dan pelaku kriminal tidak akan ditoleransi oleh Taliban.

Seperti dilansir AFP, Minggu (26/9/2021) Wakil Gubernur Provinsi Herat yang berada di bawah pimpinan Taliban, Mawlawi Shir Ahmad Muhajir mengatakan, mayat para pria itu dipamerkan di berbagai tempat umum pada hari yang sama dengan pembunuhan untuk memberi "pelajaran" bahwa penculikan tidak akan ditoleransi.

Dalam sejumlah gambar yang beredar di media sosial, tampak mayat berlumuran darah sambil digantung dengan derek di alun-alun kota. Sejumlah warga berkerumun untuk menyaksikan apa yang terjadi.

Video lainnya menunjukkan seorang pria digantung dari derek di Herat dengan tulisan di dadanya "Penculik akan dihukum seperti ini".

Muhajir menjelaskan bahwa pasukan keamanan Taliban diberitahu telah terjadi penculikan seorang pengusaha dan putranya pada Sabtu (26/9). Baku tembak antara pelaku penculikan dan Taliban tak terelakkan.

"Polisi menutup jalan keluar kota dan Taliban menghentikan orang-orang itu di sebuah pos pemeriksaan, di mana baku tembak terjadi", katanya.

"Akibat pertempuran beberapa menit, salah satu Mujahidin kami terluka dan keempat penculik tewas," kata Muhajir dalam sebuah rekaman pernyataan yang dikirim ke AFP.

"Kami adalah Imarah Islam. Tidak ada yang harus menyakiti bangsa kita. Tidak ada yang harus menculik," katanya dalam klip video tersebut.