Bejat! 29 Pria Ditangkap terkait Pemerkosaan ABG di India

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 16:41 WIB
People participate in a protest against the rape of an eight-year-old girl in Kathua near Jammu, and a teenager in Unnao, Uttar Pradesh state, in Mumbai, India, April 15, 2018. REUTERS/Danish Siddiqui
Ilustrasi -- Unjuk rasa memprotes pemerkosaan di India (dok. REUTERS/Danish Siddiqui)

Menurut Dhole, korban dibawa ke sejumlah lokasi, baik di dalam Dombivli maupun di luar wilayah itu.

Kasus ini menambah panjang rentetan kasus pemerkosaan yang marak di India dan kontroversi yang menyertai proses hukumnya, yang membuat ngeri publik India serta menyoroti persoalan kejahatan seksual di negara tersebut.

Sejak terjadi tindak pemerkosaan bergiliran dan pembunuhan keji terhadap mahasiswi tahun 2012 yang memicu unjuk rasa besar-besaran, otoritas India memberlakukan aturan hukum baru yang kuat dan hukuman lebih berat.

Namun para aktivis setempat menyatakan masalahnya masih tetap ada, yang dipicu oleh kesulitan dalam pelaporan, buruknya penegakan hukum, mengakarnya ketidaksetaraan gender dan diskriminasi berdasarkan kasta.

Tindak pemerkosaan yang dilaporkan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Lebih dari 32.000 kasus pemerkosaan tercatat pada tahun 2019, meningkat drastis dibandingkan tahun 2012 dengan 25.000 kasus, yang berarti angka sebenarnya jauh lebih tinggi.


(nvc/idh)