Taliban Ingin Bersahabat dengan Komunitas Internasional

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 14:02 WIB
The foreign minister in Afghanistan’s new Taliban-run Cabinet, Amir Khan Muttaqi, gives a press conference in Kabul, Afghanistan, Tuesday, Sept. 14, 2021. Muttaqi said Tuesday that the government remains committed to its promises not to allow militants to use its territory to attack others. (AP Photo/Muhammad Farooq)
Plt Menlu Afghanistan, Amir Khan Muttaqi, dari pemerintahan Taliban (AP Photo/Muhammad Farooq)
Kabul -

Pelaksana tugas (Plt) Menteri Luar Negeri (Menlu) Afghanistan, Amir Khan Muttaqi, menyatakan bahwa Afghanistan di bawah Taliban menjalin hubungan bersahabat dengan komunitas internasional, termasuk dengan negara-negara tetangga dan kawasan.

Seperti dilansir Xinhua News Agency, Jumat (24/9/2021), hal itu disampaikan Muttaqi saat berpidato dalam seremoni pengenalan Plt Menteri Perdagangan dan Perindustrian pada Kamis (23/9) waktu setempat.

"Emirat Islam ingin menjalin hubungan bersahabat dengan komunitas internasional dan hidup bersampingan dengan semua negara termasuk negara-negara tetangga. Ini adalah pesan kami," ucap Muttaqi, merujuk pada nama resmi Afghanistan di bawah Taliban.

Dalam pernyataannya, Muttaqi menegaskan bahwa Afghanistan tidak akan digunakan untuk melawan negara mana pun. Dia juga memastikan bahwa pemerintahan baru tidak akan mengizinkan siapa pun untuk menggunakan tanah Afghanistan melawan siapa pun.

"Afghanistan yang damai dan stabil menjadi keuntungan negara-negara tetangga, kawasan dan dunia pada umumnya," cetusnya.

Dia menekankan bahwa memberikan tekanan terhadap Afghanistan tidak akan menguntungkan siapa pun.

Dalam pernyataannya, Muttaqi juga menyerukan kepada warga Afghanistan untuk bersatu dan membangun kembali negara, termasuk perekonomian, dengan niat baik, persaudaraan dan persatuan.