Terus-terusan Pecah Rekor Corona di Filipina Bikin Militer Turun Tangan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 22:33 WIB
Corona Viruses against Dark Background
Ilustrasi COVID-19 (Foto: Getty Images/loops7)
Manila -

Filipina dihajar lonjakan kasus positif Corona atau COVID-19 yang membuat militer turun tangan. Militer dan polisi turun tangan membantu penanganan pasien akibat kurangnya tenaga medis.

Perintah kepada militer dan polisi untuk ikut menangani pasien Corona itu disampaikan oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Dia memerintahkan polisi dan militer membantu rumah sakit di Manila yang kekurangan tenaga kesehatan karena ratusan petugas kesehatan telah tertular virus Corona.

Duterte mengatakan setidaknya ada lima rumah sakit besar di Manila yang sudah beroperasi dengan kapasitas penuh. Dia menyebut rumah sakit itu harus mengkarantina para nakes yang terinfeksi Corona dan tidak dapat menerima lebih banyak pasien.

Seperti diberitakan Bloomberg, Kamis (23/9/2021), Duterte menyebut ada sekitar 400 pekerja di rumah sakit-rumah sakit tersebut telah terinfeksi Corona. Duterte mengatakan Filipina, yang merupakan pemasok perawat global, kini mengalami 'kelangkaan' perawat.

Para tenaga kesehatan di Filipina sempat memprotes gaji rendah, tunjangan yang tertunda, dan pengabaian pemerintah seiring kasus-kasus harian COVID-19 yang mencapai rekor telah membuat rumah sakit kewalahan. Protes itu disampaikan para tenaga kesehatan di Filipina pada bulan lalu.

"Saya memerintahkan korps medis Angkatan Bersenjata Filipina dan Polisi Nasional Filipina, mohon siapkan sumber daya manusia Anda," kata Duterte, menurut transkrip briefing pada hari Rabu (22/9) waktu setempat.

Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, mengatakan militer telah mengirim perawat ke setidaknya satu rumah sakit. Dia mengatakan militer juga bersiap menerbangkan lebih banyak personel kesehatan ke Manila jika diperlukan.

Lihat juga video 'WHO: Polusi Udara Meningkatkan Risiko Terpapar Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]