Bos Moderna Prediksi Pandemi COVID-19 Berakhir dalam Setahun

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 14:18 WIB
Ilustrasi vaksin Moderna
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Kepala Eksekutif Moderna, Stephane Bancel mengatakan bahwa menurutnya, pandemi COVID-19 bisa berakhir dalam setahun ke depan seiring peningkatan produksi vaksin menjamin pasokan global.

"Jika Anda melihat perluasan kapasitas produksi di seluruh industri ini selama enam bulan terakhir, dosis yang cukup akan tersedia pada pertengahan tahun depan sehingga semua orang di Bumi ini dapat divaksinasi. Booster juga harus dimungkinkan sejauh yang diperlukan," katanya kepada surat kabar Swiss, Neue Zuercher Zeitung dalam sebuah wawancara seperti dilansir dari Reuters, Kamis (23/9/2021).

Dikatakannya, vaksinasi juga bahkan akan segera tersedia untuk bayi.

"Mereka yang tidak divaksinasi akan mendapat kekebalan diri mereka sendiri secara alami, karena varian Delta sangat menular. Dengan cara ini kita akan berakhir dalam situasi yang mirip dengan flu," tuturnya.

Ditanya apakah itu berarti dunia akan kembali normal pada paruh kedua tahun depan, dia berkata: "Mulai hari ini, dalam setahun, saya berasumsi."

Bancel juga mengatakan bahwa dia mengharapkan pemerintah di dunia menyetujui suntikan vaksin booster (penguat) untuk orang-orang yang sudah divaksinasi karena pasien berisiko, yang telah divaksinasi musim gugur lalu "tidak diragukan lagi" membutuhkan vaksin booster.

Sebelumnya, pihak Moderna mengatakan penelitiannya pada tiga kandidat vaksin penguat yang berbeda masih berlangsung untuk melihat kemanjuran terhadap varian-varian yang jadi perhatian, seperti Gamma, Beta, dan Delta. Kadar antibodi penetralisir usai pemberian dosis penguat mendekati level yang teramati setelah suntikan dosis kedua.

(ita/ita)