Dipulangkan ke Haiti, Migran Marah-marah ke Joe Biden

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 12:30 WIB
Ribuan warga Haiti tinggalkan negara asal untuk menuju AS. Demi bisa tiba di sana, mereka ramai-ramai menyeberangi sungai di perbatasan Meksiko-AS. Ini fotonya.
saat warga Haiti seberangi sungai menuju AS (Foto: AP Photo)

"Kami tidak bisa mandi. Ada toilet, tapi tidak ada tempat untuk mandi sendiri," tutur pria berusia 26 tahun itu, yang dideportasi bersama istri dan putri mereka yang berusia lima tahun.

Sebelum tiba di perbatasan AS-Meksiko, beberapa warga Haiti telah beremigrasi ke Chile dan Brasil pada 2016 dan 2017.

"Di Santiago, saya memiliki usaha kecil, suami saya bekerja. Kami dapat menghemat uang -- itulah yang memungkinkan kami melakukan perjalanan ke Amerika Serikat," kata seorang wanita berusia 28 tahun, yang hanya mengidentifikasi dirinya sebagai Jeanne.

Dia, suaminya, dan putra mereka yang berusia tiga tahun, Mael, yang memiliki paspor Chile, menghabiskan dua bulan dan uang US$ 9.000 untuk bepergian melalui Amerika Selatan dan Tengah dan Meksiko, dalam perjalanan mereka ke Amerika Serikat. Oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia, rute yang dilalui itu disebut sebagai salah satu rute paling berbahaya di dunia.

"Ini hal yang tidak bisa dijelaskan. Tidak ada yang benar-benar bisa menjelaskan kengeriannya," kata Jeanne. "Jika saya tahu apa yang akan saya alami, saya tidak akan pernah melakukan perjalanan itu," ujarnya sambil menangis.


(ita/ita)