Jerman Gagalkan Serangan ke Sinagoge, 4 Orang Ditangkap

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 10:29 WIB
Gambar ilustrasi penjara (Reuters / Dario Pignatelli)
Ilustrasi (dok. REUTERS/Dario Pignatelli)
Berlin -

Kepolisian Jerman menangkap empat tersangka terkait rencana serangan ke sebuah sinagoge yang berhasil digagalkan. Salah satu yang ditangkap merupakan seorang remaja Suriah.

Seperti dilansir AFP, Jumat (17/9/2021), kepolisian setempat menyebut rencana serangan yang direncanakan saat perayaan Yom Kippur -- hari tersuci dalam tahun Yahudi -- itu kemungkinan bermotif Islamis.

Para personel kepolisian bersenjata lengkap dikerahkan ke sebuah sinagoge di kota Hagen pada Rabu (15/9) waktu setempat, saat hari libur Yahudi dimulai ketika matahari terbenam.

Seorang remaja Suriah berusia 16 tahun menjadi salah satu dari empat tersangka yang ditangkap pada Kamis (16/9) waktu setempat, terkait rencana serangan itu.

"Tampaknya sebelum hari ini saat Yom Kippur, sebuah serangan bermotif Islamis bisa dicegah," ucap premier negara bagian North Rhine-Westphalia, Armin Laschet, dalam pernyataannya. North Rhine-Westphalia merupakan wilayah terpadat di Jerman dan menjadi lokasi kota Hagen, target serangan itu.

"Kami akan melakukan semuanya yang kami mampu untuk mengklarifikasi jaringan yang mungkin ada di balik (rencana serangan) ini," imbuhnya.

Menteri Dalam Negeri wilayah setempat, Herbert Reul, menambahkan bahwa otoritas setempat mendapatkan informasi detail yang 'konkret' soal rencana serangan itu. "Waktu aksi, lokasi tindak kejahatan yang direncanakan dan pelakunya disebutkan dengan jelas," sebutnya.

Para penyidik kepolisian setempat masih mencari lokasi-lokasi yang mungkin menjadi target serangan.

Baik majalah mingguan Spiegel maupun harian Bild melaporkan tanpa mengutip sumber bahwa dinas intelijen asing memberikan informasi soal remaja Suriah berencana melakukan serangan bom di sebuah sinagoge.

Rencana serangan ini membangkitkan kenangan terhadap serangan dua tahun lalu di luar sebuah sinagoge di kota Halle, saat seorang pria bersenjata beraliran neo-Nazi berniat menyerbu kuil Yahudi saat para jemaat berada di dalam merayakan Yom Kippur.

Pada saat itu, pintu yang digembok di sinagoge tersebut menjadi satu-satunya hal yang mencegah pelaku melanjutkan serangannya. Setelah gagal masuk ke dalam sinagoge, pelaku menembak mati seorang wanita yang melintas dan seorang pria di toko kebab.

Pria bersenjata yang diidentifikasi sebagai Stephan Balliet itu dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tahun 2020 lalu.

(nvc/ita)