Umumkan Aliansi Pertahanan, Biden Lupa Nama PM Australia!

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 14:56 WIB
President Joe Biden, joined virtually by Australian Prime Minister Scott Morrison, right on screen, and British Prime Minister Boris Johnson, speaks about a national security initiative from the East Room of the White House in Washington, Wednesday, Sept. 15, 2021. (AP Photo/Andrew Harnik)
Presiden AS Joe Biden saat menggelar konferensi pers vritual dengan PM Inggris Boris Johnson dan PM Australia Scott Morrison (AP Photo/Andrew Harnik)

Sebuah analisis pada media terkemuka Australia, Sydney Morning Herald (SMH), menyebut kesepakatan pertahanan itu 'mungkin tidak dimulai dengan awal yang cerah seperti diharapkan Morrison, tentu saja, ketika Presiden AS Joe Biden tampaknya lupa namanya pada momen genting'.

Disebutkan juga oleh SMH bahwa kekeliruan itu menyoroti 'sifat adik laki-laki untuk posisi Australia di antaranya kekuatan dunia lainnya'.

Namun analisis lainnya dari James Morrow pada Sydney's Daily Telegraph menyebut momen canggung itu tidak bisa membayangi pentingnya kesepakatan yang dicapai antara Australia, Inggris dan AS, yang terjadi saat pengaruh militer China meningkat di kawasan Asia-Pasifik.

"Bahkan Joe Biden yang melupakan nama 'kawan dari Down Under' tidak bisa merusak pentingnya apa yang baru terjadi selama 12 jam terakhir," tulis Morrow.

Sebelumnya, PM Morrison mengumumkan negaranya akan membangun kapal-kapal selam bertenaga nuklir untuk pertama kalinya, dalam kemitraan baru dengan AS dan Inggris. Morrison mengatakan ketiga negara akan bekerja sama untuk mencari cara terbaik guna mewujudkan rencana tersebut selama 18 bulan ke depan.

Namun disebutkan juga oleh pemimpin ketiga negara itu bahwa kapal selam tersebut tidak dimaksudkan untuk membawa senjata nuklir.


(nvc/ita)