Negara Tetangga Korut Bereaksi Keras Atas Peluncuran 2 Rudal Balistik

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 15 Sep 2021 15:00 WIB
People watch a TV screen showing a news program reporting about North Koreas firing of projectiles with a file image at the Seoul Railway Station in Seoul, South Korea, Monday, March 2, 2020. North Korea fired two unidentified projectiles into its eastern sea on Monday as it begins to resume weapons demonstrations after a months-long hiatus that could have been forced by the coronavirus crisis in Asia. The Korean letters read:
Ilustrasi -- Rudal balistik Korut (dok. AP Photo)

Patroli Pantai Jepang dalam pernyataannya menyebut rudal-rudal Korut jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang.

Baik Suga maupun Presiden Korsel, Moon Jae-In, dijadwalkan menggelar rapat dengan dewan keamanan nasional untuk membahas peluncuran rudal Korut itu.

Beberapa hari sebelumnya, kantor berita resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA), melaporkan Korut sukses menguji tembak sebuah 'rudal jelajah jarak jauh' pada akhir pekan, yang disebut sebagai 'senjata strategis yang sangat penting'.

Korut ada di bawah sanksi internasional untuk persenjataan nuklir dan program rudal balistiknya, yang diklaim diperlukan untuk membela wilayahnya dari invasi AS. Namun Korut tidak dilarang mengembangkan rudal jelajah.

Sementara untuk peluncuran rudal balistik pada pekan ini merupakan yang pertama dilakukan Korut sejak Maret lalu, dan jelas melanggar sanksi-sanksi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).


(nvc/tor)