Taliban Perintahkan Mahasiswi Pakai Abaya-Niqab, Kelas Dipisah

ADVERTISEMENT

Taliban Perintahkan Mahasiswi Pakai Abaya-Niqab, Kelas Dipisah

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 09:30 WIB
A Taliban fighter stands guard at a checkpoint in the Wazir Akbar Khan neighborhood in the city of Kabul, Afghanistan, Sunday, Aug. 22, 2021. A panicked crush of people trying to enter Kabuls international airport killed several Afghan civilians in the crowds, the British military said Sunday, showing the danger still posed to those trying to flee the Talibans takeover of the country. (AP Photo/Rahmat Gul)
kelompok Taliban (Foto: AP/Rahmat Gul)

Disebutkan bahwa jika tidak mungkin mempekerjakan dosen perempuan, maka perguruan tinggi "harus mencoba mempekerjakan dosen laki-laki tua yang memiliki catatan perilaku yang baik".

Sementara perempuan sekarang harus belajar secara terpisah, mereka juga harus mengakhiri pelajaran mereka lima menit lebih awal dari laki-laki untuk menghentikan mereka berbaur di luar.

Mereka kemudian harus tinggal di ruang tunggu sampai rekan-rekan mereka meninggalkan gedung, demikian menurut dekrit yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Taliban.

"Praktiknya, ini adalah rencana yang sulit - kami tidak memiliki cukup instruktur atau kelas perempuan untuk memisahkan para gadis," kata seorang profesor universitas, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

"Tetapi fakta bahwa mereka mengizinkan anak perempuan bersekolah dan masuk universitas adalah langkah positif yang besar," katanya kepada AFP.

Para penguasa baru Afghanistan telah berjanji untuk lebih akomodatif daripada selama tugas pertama mereka berkuasa, yang juga terjadi setelah bertahun-tahun konflik -- pertama invasi Soviet tahun 1979, dan kemudian perang saudara berdarah.


(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT