Selandia Baru Laporkan Kematian Pertama Akibat Corona Varian Delta

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 04 Sep 2021 10:12 WIB
Tampilan SARS-CoV-2
Foto: Tangkapan layar tampilan SARS-CoV-2
Jakarta -

Otoritas Selandia Baru melaporkan kematian pertama akibat infeksi varian Delta virus Corona di negeri itu.

Seperti diberitakan Channel News Asia, Sabtu (4/9/2021), para pejabat kesehatan Selandia Baru menyatakan dalam sebuah pernyataan, wanita asal Auckland yang meninggal berusia 90-an tahun dan memiliki sejumlah penyakit penyerta.

Para pejabat juga melaporkan 20 kasus baru COVID-19 pada Sabtu (4/9) ini, semuanya di Auckland, yang merupakan pusat penyebaran virus Corona di Selandia Baru.

Ini merupakan kematian pertama terkait virus Corona di negara itu sejak pertengahan Februari tahun ini.

"Setiap kematian adalah pengingat akan kerusakan yang disebabkan COVID-19 ketika masuk ke komunitas kita," kata Perdana Menteri Jacinda Ardern dalam pernyataannya.

"Warga Selandia Baru kita yang lebih tua dan mereka yang memiliki masalah kesehatan mendasar sejauh ini paling berisiko dari virus ini dan salah satu alasan bahwa lockdown adalah alat yang sangat penting untuk menghentikan penyebarannya," ujar Ardern.

Selandia Baru tampaknya telah memutus rantai penularan varian Delta yang sangat menular, dengan angka kasus harian pada hari Sabtu mendukung tren penurunan yang terlihat dalam beberapa hari terakhir.