Putin Sebut Kehadiran AS di Afghanistan Berakhir dalam Tragedi

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 18:54 WIB
Moskow -

Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengomentari penarikan tentara Amerika Serikat (AS) yang mengakhiri misi militer selama 20 tahun di Afghanistan, awal pekan ini. Putin menyebut kehadiran militer AS di Afghanistan telah berakhir dalam tragedi.

Seperti dilansir AFP, Rabu (1/9/2021), Rusia diketahui sering mengecam kebijakan AS di Afghanistan, yang kini dikuasai kelompok Taliban. Seluruh tentara AS telah ditarik dari negara itu pada 31 Agustus, sesuai penetapan Presiden AS Joe Biden.

Dalam komentar terbarunya, Putin menyebut tentara AS berupaya untuk 'menanamkan norma-norma mereka' di Afghanistan yang dilanda perang selama dua dekade, yang dia sebut sebagai upaya sia-sia.

"Hasilnya hanya tragedi, hanya kerugian bagi yang melakukannya -- bagi AS -- dan lebih lagi bagi orang-orang yang hidup di wilayah Afghanistan," sebut Putin.

"Mustahil untuk memaksakan sesuatu dari luar," cetusnya.

Komentar itu disampaikan Putin saat berbicara dengan para remaja di kota Vladivostok, timur jauh Rusia, saat menandai dimulainya tahun ajaran baru.

Pekan lalu, Putin menegaskan Rusia tidak akan mencampuri Afghanistan dan bahwa Moskow telah belajar dari era pendudukan Soviet di negara tersebut. Dia juga mengeluhkan soal negara-negara Barat yang berupaya mengarahkan para pengungsi Afghanistan di negara-negara Asia Tengah yang merupakan sekutu Rusia.

Rusia cenderung berhati-hati namun optimis soal kepemimpinan baru di Kabul, dengan menyatakan pihaknya tidak akan mencampuri urusan dalam negeri.

(nvc/tor)