Aniaya PRT Indonesia, Suami-Istri Singapura Dihukum Bui

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 16:00 WIB
Ilustrasi Penjara, Sel, Lapas, Jeruji Besi
Ilustrasi (dok. Thinkstock)
Singapura -

Pasangan suami-istri di Singapura dihukum bui karena menganiaya seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia yang bekerja untuk mereka. Pasangan itu dinyatakan bersalah telah memukul, menendang dan memaksa si PRT minum air dari closet duduk.

Seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (31/8/2021), Ooi Wei Woen dan suaminya, Pang Chen Yong, keduanya berusia 37 tahun, mengaku bersalah atas tujuh dakwaan penganiayaan terhadap Sri Rahayu, seorang PRT Indonesia berusia 33 tahun yang bekerja untuk mereka.

Ooi divonis 20 bulan penjara, sedangkan Pang divonis empat bulan penjara.

Tindak penganiayaan itu terjadi beberapa bulan setelah korban bekerja untuk pasangan itu mulai April 2017. Keduanya memukuli korban ketika korban dianggap gagal untuk menyelesaikan tugas-tugasnya sesuai dengan keinginan mereka. Selain menjadi PRT, korban juga mengasuh kedua anak pasangan itu, yang berusia 2 tahun dan 9 bulan.

Jaksa penuntut Goh Qi Shuen mengungkapkan dalam persidangan bahwa Ooi akan menampar korban di kedua pipinya, meninju dahi korban atau memukul tangan korban dengan penggaris logam saat merasa kesal dengan korban.

"Dalam kesempatan lainnya, demi menghukum korban yang gagal memastikan cucian kering, Ooi menyuruh korban membasahi pakaiannya dan tidur sambil mengenakannya," sebut jaksa Goh dalam persidangan, sembari menyatakan bahwa hal itu benar-benar dilakukan korban.

Dalam sebuah momen lainnya antara Juli-November 2017, Ooi mengusapkan popok anaknya yang berisi kotoran ke wajah korban. Pada insiden lainnya, Ooi menyuruh korban meminum air di closet duduk, yang dilakukan korban karena dia tidak ingin dipukul.