Gedung Putih Akui Taliban Kuasai Banyak Perlengkapan Militer AS

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 18 Agu 2021 12:54 WIB
A member of the Afghan security forces stands guard after the American military left Bagram air base, in Parwan province north of Kabul, Afghanistan, Monday, July 5, 2021. The U.S. left Afghanistans Bagram Airfield after nearly 20 years, winding up its
Tentara AS meninggalkan banyak perlengkapan dan kendaraan militer setelah mengakhiri misi di Afghanistan (dok. AP/Rahmat Gul)
Washington DC -

Gedung Putih mengakui bahwa kelompok Taliban mengumpulkan sejumlah besar perlengkapan militer Amerika Serikat (AS) setelah berhasil mengambil alih kekuasaan di Afghanistan sejak Minggu (15/8) waktu setempat.

Seperti dilansir AFP, Rabu (18/8/2021), sejumlah gambar dan video menunjukkan para petempur Taliban menenteng senjata api dan menggunakan kendaraan yang sebelumnya dipakai para tentara AS atau disediakan untuk pasukan keamanan nasional Afghanistan.

Ada juga dokumentasi yang menunjukkan petempur Taliban dengan helikopter serbu UH-60 Black Hawk dan perlengkapan militer lainnya di bandara Kandahar. Diketahui bahwa tentara AS meninggalkan banyak perlengkapan dan kendaraan militer setelah mengakhiri misi selama 20 tahun terakhir di Afghanistan.

"Kami tidak memiliki gambaran yang lengkap, jelas, soal di mana saja material pertahanan hilang. Tapi tentu, sejumlah besar dari itu telah jatuh ke tangan Taliban," sebut penasihat keamanan nasional Gedung Putih, Jake Sullivan.

"Jelas, kami tidak merasa mereka akan siap menyerahkannya kepada kami," imbuhnya.

Sullivan menuturkan bahwa kehilangan kendali atas pasokan militer bernilai jutaan dolar Amerika ke tangan musuh, menjadi contoh 'pilihan sulit yang dihadapi presiden ... dalam konteks berakhirnya perang selama 20 tahun'.

Dia menekankan bahwa sejumlah helikopter Black Hawk dipasok oleh AS kepada pasukan pemerintah Afghanistan untuk membantu memerangi Taliban. Namun pasukan pemerintah dengan cepat menyerah kepada Taliban, dan menyerahkan kendali atas gudang besar persenjataan dan helikopter mereka.

Simak video 'Luapan Marah dan Kecewa Warga Afganistan kepada Joe Biden':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/tor)