21 Orang Tewas Saat Hujan Lebat Mengguyur China

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 13 Agu 2021 13:35 WIB
Jakarta -

Sedikitnya 21 orang tewas saat hujan lebat melanda provinsi Hubei, China tengah. Ini terjadi hanya beberapa pekan setelah banjir besar melanda dan menewaskan ratusan orang di provinsi tetangga.

China telah diguyur hujan lebat yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam beberapa bulan terakhir, cuaca ekstrem yang menurut para ahli semakin sering terjadi karena pemanasan global.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (13/8/2021), di Hubei, hujan lebat menyebabkan pemadaman listrik dan tanah longsor yang menghancurkan ratusan rumah dan memaksa evakuasi hampir 6.000 orang, kata Biro Manajemen Darurat provinsi itu. Sementara level ketinggian air di waduk mencapai tingkat berbahaya.

"Dua puluh satu orang tewas dan empat lainnya hilang saat hujan lebat mengguyur kota-kota sejak Rabu (11/8), demikian dilaporkan kantor berita Xinhua, hari ini.

Rekaman video menunjukkan keluarga-keluarga mengarungi banjir yang tingginya hampir setinggi pinggul orang dewasa dan membawa barang-barang penting dalam kantong plastik di Yicheng, yang mengalami rekor hujan 480 milimeter (sekitar 19 inci) pada hari Kamis (12/8). Tim penyelamat membawa orang-orang ke tempat yang aman dengan menggunakan buldoser.

"Kemarin ketinggian air naik menjadi sekitar dua sampai tiga meter. Rumah tetangga saya hancur total," kata seorang warga dari salah satu daerah yang terkena dampak terburuk di kota Suizhou kepada media lokal.

"Kami belum pernah melihat begitu banyak hujan dalam 20 atau 30 tahun," imbuhnya.