China Vonis Bui 11 Tahun Pengusaha Kanada, PM Trudeau Berang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 11 Agu 2021 14:20 WIB
Canadian Prime Minister Justin Trudeau speaks during a debate about the discovery of remains of 215 children at the site of the Kamloops Indian Residential School, in the House of Commons, in Ottawa, Ontario, Tuesday, June 1, 2021. (Adrian Wyld/The Canadian Press via AP)
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau (Foto: Adrian Wyld/The Canadian Press via AP)

"Dia divonis 11 tahun penjara," imbuh pengadilan China tersebut.

Vonis Spavor ini disampaikan sehari setelah pengadilan China menguatkan hukuman mati terhadap warga negara Kanada lainnya atas dakwaan penyelundupan narkoba.

Spavor dan Kovrig -- mantan diplomat -- secara resmi didakwa melakukan kegiatan mata-mata pada Juni tahun lalu. Persidangan terpisah mereka berlangsung pada Maret 2021. Para diplomat Kanada dilarang memasuki persidangan Spavor di Dandong pada Maret tersebut, yang berlangsung kurang dari tiga jam.

Duta Besar Kanada untuk China juga mengutuk pemenjaraan Spavor oleh pengadilan China.

"Kami mengutuk keputusan itu," kata Dominic Barton kepada wartawan di luar pengadilan. "Ada kesempatan untuk banding. Itu adalah sesuatu yang dia (Spavor) akan bicarakan dengan pengacaranya," imbuhnya.


(ita/ita)