Israel Ancam Lakukan Serangan Militer, Iran: Jangan Uji Kami!

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 06 Agu 2021 10:01 WIB
FILE PHOTO: An Iranian flag flutters in front of the International Atomic Energy Agency (IAEA) headquarters in Vienna, Austria, January 15, 2016.   REUTERS/Leonhard Foeger/File Photo
Ilustrasi (dok. REUTERS/Leonhard Foeger/File Photo)

Ancaman ini disampaikan Gantz saat Israel terus melobi negara-negara lainnya di forum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk mengambil tindakan terhadap Iran terkait serangan drone mematikan terhadap kapal tanker bernama Mercer Street yang menewaskan dua awak pekan lalu.

Kapal tanker itu dikelola sebuah perusahaan yang dimiliki oleh miliarder Israel. Amerika Serikat (AS) dan Inggris juga menyalahkan Iran atas serangan kapal tanker tersebut, namun belum ada negara yang memberikan bukti atau informasi intelijen untuk mendukung tuduhan itu.

Otoritas Iran telah membantah pihaknya terlibat dalam serangan itu.

Pada Rabu (4/8) waktu setempat, seperti dilansir Associated Press, Wakil Duta Besar Iran untuk PBB, Zahra Esrhadi, mengirimkan surat kepada Dewan Keamanan PBB yang isinya menyebut Israel sebagai 'sumber utama ketidakstabilan dan ketidakamanan Timur Tengah dan sekitarnya selama lebih dari tujuh dekade'.

"Rezim ini memiliki catatan kelam dalam menyerang navigasi komersial dan kapal-kapal sipil. Dalam kurang dari dua tahun, rezim ini telah menyerang lebih dari 10 kapal komersial yang membawa minyak dan barang kemanusiaan tujuan Suriah," sebut Ershadi dalam suratnya.

Pernyataan itu merujuk pada praktik 'perang bayangan' yang tengah berlangsung antara Iran dan Israel di jalur perairan Timur Tengah sejak tahun 2019, di mana kapal-kapal yang dipandang terkait Iran maupun negara-negara Barat diserang.


(nvc/ita)