Fenomena Syed Saddiq: Eks Menteri Termuda Kini Terancam Dipenjara

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 21:33 WIB
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - NOVEMBER 03:  YB Tuan Syed Saddiq Syed Abdul Rahman of Malaysia (Minister of Malaysia Youth and Sports) looks on during the Press Conference and signing ceremony Sepang International Circuit and Yamaha Motor Company before the qualifying practice during the MotoGP Of Malaysia - Qualifying at Sepang Circuit on November 3, 2018 in Kuala Lumpur, Malaysia.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Syed Saddiq (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Eks Menpora Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman terjerat kasus korupsi. Eks menteri termuda Malaysia itu terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Dilansir media lokal Malaysiakini dan The Star, Kamis (5/8/2021), Syed Saddiq dijerat dua dakwaan bersekongkol melakukan pencucian uang sebesar 100 ribu Ringgit atau setara Rp 340 juta.

Syed Saddiq merupakan anggota parlemen untuk wilayah Muar. Dia menampik dirinya bersalah setelah dua dakwaan pencucian uang dibacakan. Dakwaan itu dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Johor Bahru pada Kamis (5/8) pagi waktu setempat.

Dalam dokumen dakwaan, Syed Saddiq dituduh melakukan transfer dana total 100 ribu Ringgit, yang diduga didapatkan melalui aktivitas pencucian uang. Transfer yang dilakukan itu terjadi dalam dua kesempatan pada 16 dan 19 Juni 2018 lalu, dengan masing-masing 50 ribu Ringgit setiap transfer.

Syed Saddiq didakwa atas pasal 4(1) Undang-undang Anti-pencucian Uang, Anti-pendanaan Terorisme dan Hasil Aktivitas Melanggar Hukum tahun 2001.

Apabila terbukti dinyatakan bersalah dalam dua dakwaan itu. Syed Saddiq terancam hukuman maksimum 15 tahun penjara, atau hukuman denda tidak kurang dari lima kali lipat jumlah uang yang didapat dari aktivitas ilegal, atau maksimum 5 juta Ringgit, tergantung yang mana yang lebih tinggi.


Menteri Termuda Malaysia

Syed Saddiq tahun ini berusia 29 tahun. Dia menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia pada Juli 2018 hingga Februari 2020 di bawah pemerintahan Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Dia juga sekaligus menteri termuda Malaysia. Setelah menyelesaikan jabatannya, Seyd Saddiq masih aktif sebagai politisi di Malaysia.

Syed Saddiq sebelumnya telah dijerat dakwaan korupsi menyalahgunakan dana sebesar 1,12 juta Ringgit dari bekas partainya, Bersatu. Dia juga menyatakan dirinya tidak bersalah atas dakwaan tersebut.

Syed Saddiq yang mantan Ketua Pemuda Partai Bersatu ini diketahui memihak mantan Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad saat perpecahan terjadi di dalam tubuh Partai Bersatu tahun lalu. Baik Syed Saddiq maupun Mahathir kemudian dikeluarkan dari Partai Bersatu, yang kini dipimpin Muhyiddin Yassin yang menjabat sebagai PM Malaysia.

Simak juga 'Heboh Syed Saddiq Sebut Sandiaga Uno Calon Presiden':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)