Kasus COVID China: Bandara Ditutup-Rekor Kasus Tinggi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 17:49 WIB
The photo taken on July 30, 2021 shows a man receiving nucleic acid testing for the Covid-19 coronavirus in Huaian, in eastern Chinas Jiangsu province, as China raced to contain its worst coronavirus outbreak in months. (Photo by STR / AFP) / China OUT
Kasus COVID China: Bandara Ditutup-Rekor Kasus Tinggi --ilustrasi (Foto: AFP/STR)
Beijing -

Kasus COVID China kembali mengalami lonjakan. Negara yang menjadi lokasi awal terdeteksinya virus tersebut kini sedang berjuang melawan varian Delta yang lebih menular.

Seperti dilansir Reuters dan Xinhua News Agency, Rabu (4/8/2021), sejak akhir Juli lalu, muncul klaster penularan baru di kota Najing, Provinsi Jiangsu yang berawal dari sembilan pekerja kebersihan bandara yang dinyatakan positif Corona. Varian delta kemudian terdeteksi di belasan wilayah dan provinsi di China, termasuk Beijing dan Wuhan.

Otoritas kota Wuhan bahkan melakukan tes Corona massal terhadap seluruh 11 juta warganya usai mendeteksi sejumlah kasus baru dalam setahun terakhir. Sementara itu, otoritas China juga menerapkan pembatasan perjalan guna mengendalikan penyebaran varian Delta ini.

Kasus COVID China Bikin Bandara Ditutup

Pembatasan perjalanan juga memicu bandara-bandara setempat ditutup sementara. Seluruh 31 wilayah selevel provinsi di China mengimbau warganya tidak melakukan perjalanan ke area-area berisiko sedang dan tinggi untuk penularan Corona. Warga juga diminta tidak meninggalkan wilayah tempat tinggal masing-masing kecuali sangat mendesak.

Di Ibu kota Beijing, perjalanan 13 rangkaian kereta ditangguhkan untuk rute Nanjing dan Yangzhou di Provinsi Jiangsu, Zhengzhou di Provinsi Henan dan Zhangjiajie di Provinsi Hunan. Seorang pejabat China Railway Beijing Group Co. Ltd, Cui Wei, menyatakan bahwa sebanyak 23 stasiun kereta telah menghentikan penjualan tiket untuk seluruh perjalanan dengan tujuan Beijing.

Sejak Minggu (1/8) otoritas kota Beijing juga sudah menerapkan pengendalian keluar-masuk yang sangat ketat. Seluruh warga diminta mengurangi mobilitas dan menghindari perkumpulan massal.

Penerbangan domestik, layanan bus jarak jauh, serta operasional taksi di kota Nanjing dan Yangzhou di Provinsi Jiangsu ditangguhkan sementara.

Kota-kota lainnya seperti Zhengzhou di Provinsi Henan dan Jingzhou di Provinsi Hubei menutup sejumlah kompleks permukiman yang berisiko tinggi untuk penularan Corona dan membatasi layanan transportasi umum di area-area berisiko tinggi tersebut. Tempat-tempat tujuan wisata dan hiburan setempat juga ikut ditutup sementara.

Lonjakan Kasus COVID China Imbas Varian Delta

Sepanjang Selasa (3/8) waktu setempat, Otoritas kesehatan China melaporkan 71 kasus penularan lokal. Angka ini mencetak rekor tambahan kasus harian tertinggi sejak 30 Januari lalu.

Di hari yang sama, ada penambahan 25 kasus impor. Dengan demikian, secara keseluruhan ada 96 kasus baru Corona yang tercatat sepanjang Selasa (3/8) waktu setempat.

Jumlah ini meningkat dibanding hari sebelumnya, dengan 90 kasus dalam satu hari. Sejak 30 Juli lalu, selama 5 hari berturut-turut kasus harian COVID China mengalami peningkatan.

Sementara itu, dalam 24 jam terakhir, tidak ada tambahan kematian akibat Corona yang dilaporkan di negara ini. Sejauh ini kasus COVID China dilaporkan mencapai 93.289 kasus, dengan 4.636 kematian.

(izt/izt)