China Perang Total Lawan Varian Delta!

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 12:22 WIB
Residents line up for coronavirus tests at tents set up on the streets of Beijing on Sunday, Dec. 27, 2020. Beijing has urged residents not to leave the city during the Lunar New Year holiday in February, implementing new restrictions and mass testings after several coronavirus infections last week. (AP Photo/Ng Han Guan)
Ilustrasi (dok. AP/Ng Han Guan)
Beijing -

Otoritas China menerapkan pembatasan perjalanan secara besar-besaran terhadap warganya di berbagai wilayah demi mengendalikan penyebaran virus Corona (COVID-19), terutama varian Delta, yang semakin meluas. Bandara-bandara setempat ditutup sementara dan warga China diimbau tidak melakukan perjalanan.

Seperti dilansir Xinhua News Agency, Rabu (4/8/2021), seluruh 31 wilayah selevel provinsi di China mengimbau warganya tidak melakukan perjalanan ke area-area berisiko sedang dan tinggi untuk penularan Corona.

Warga juga diminta tidak meninggalkan wilayah tempat tinggal masing-masing kecuali sangat mendesak.

Seorang pejabat China Railway Beijing Group Co. Ltd, Cui Wei, menyatakan bahwa sebanyak 23 stasiun kereta telah menghentikan penjualan tiket untuk seluruh perjalanan dengan tujuan Beijing.

Ibu kota Beijing sendiri menangguhkan layanan 13 rangkaian kereta rute Nanjing dan Yangzhou di Provinsi Jiangsu, Zhengzhou di Provinsi Henan dan Zhangjiajie di Provinsi Hunan.

Otoritas kota Beijing juga diketahui menerapkan pengendalian keluar-masuk yang sangat ketat sejak Minggu (1/8) waktu setempat, dengan seluruh warga diminta mengurangi perjalanan dan menghindari perkumpulan massal.

Wakil Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Beijing, Pang Xinhuo, menyebut bahwa upaya pencegahan dan pengendalian wabah Corona kembali berada di tahap kritis, dengan klaster-klaster penularan terdeteksi di banyak wilayah China.

Simak Video: Selain Wuhan, Varian Delta Juga Merebak di Berbagai Wilayah China

[Gambas:Video 20detik]