Kamboja Siapkan Vaksin Booster Lawan Sebaran Corona

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 16:24 WIB
A policeman (C) and people wear facemasks, used as a preventive measure against the COVID-19 novel coronavirus, at a market in Phnom Penh on March 17, 2020. (Photo by TANG CHHIN Sothy / AFP)
Ilustrasi (Foto: AFP/TANG CHHIN SOTHY)
Phnom Penh -

Otoritas Kamboja akan memulai menawarkan vaksin booster atau vaksin ketiga untuk sejumlah kelompok penduduknya. Hal ini dilakukan dalam rangka memerangi penyebaran virus corona di negara Asia Tenggara tersebut.

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, yang sedang meluncurkan kampanye vaksinasi untuk anak berusia 12-17 tahun, mengatakan dosis ketiga akan ditawarkan untuk 500.000 hingga satu juta pekerja garis depan sebagai prioritas.

"Orang yang sudah divaksinasi dengan Sinopharm dan Sinovac harus diberikan AstraZeneca sebagai dosis booster ketiga," kata Hun Sen dalam pidato yang disiarkan di media sosial, seperti dilansir Reuters, Minggu (1/8/2021).

"Untuk warga Kamboja yang telah divaksinasi AstraZeneca, sebaiknya diberikan Sinovac sebagai dosis ketiga," tambahnya.

Hun Sen juga mengatakan negaranya akan membeli lebih banyak vaksin AstraZeneca melalui COVAX untuk vaksin booster dan vaksin Johnson & Johnson akan digunakan untuk memvaksinasi masyarakat adat di Timur Laut Kamboja.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan minggu ini bahwa varian Delta telah terdeteksi di antara para migran yang kembali dari Thailand melalui perbatasan darat dan sekarang ada di masyarakat setempat.

"Kami berlomba melawan varian baru. Kami harus bertindak hari ini, dan kami harus bertindak cepat agar tidak menyesal besok," kata Li Ailan, Perwakilan WHO untuk Kamboja, dalam sebuah pernyataan, Sabtu (31/7).