Serangan Roket Hantam Bandara Afghanistan, Semua Penerbangan Dibatalkan

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 11:52 WIB
In this photograph taken on April 29, 2021 a general view shows a vacated US military base at Kandahar International Airport. - As the US military pressed on May 1 withdrawing troops from Afghanistan, some residents in Kandahar -- the former bastion of the Taliban -- were optimistic their exit will bring peace to the violence-wracked country. (Photo by JAVED TANVEER / AFP) / to go with focus Afghanistan-US-conflict-withdrawal-Kandahar by RASHID DURRANI
Kondisi Bandara Kandahar sebelum serangan roket (Foto: AFP/JAVED TANVEER)
Kandahar -

Bandara Kandahar di Afghanistan Selatan dihantam serangan tiga roket pada Sabtu (31/7) malam waktu setempat. Akibatnya seluruh penerbangan dari bandara tersebut dibatalkan.

"Tadi malam tiga roket ditembakkan ke bandara dan dua di antaranya menghantam landasan... Karena insiden ini, semua penerbangan dari bandara dibatalkan," kata Kepala Bandara, Massoud Pashtun, seperti dilansir AFP, Minggu (1/8/2021).

Perbaikan di landasan pacu bandara kini sedang dilakukan. Pashtun menyebut bandara diharapkan dapat kembali beroperasi pada hari Minggu (1/8) waktu setempat.

Pangkalan udara Kandahar merupakan lokasi penting untuk menyediakan logistik dan dukungan udara demi menjaga agar para militan tidak menguasai kota terbesar kedua di Afghanistan tersebut. Selama berminggu-minggu, Taliban juga terus melancarkan serangan mematikan di pinggiran Kandahar.

Serangan ini terjadi saat Taliban kian kuat untuk melancarkan serangan guna merebut dua ibu kota provinsi lainnya -- Herat di bagian Barat dan Lashkar Gah di Selatan.

Taliban telah meningkatkan serangannya di Afghanistan sejak Amerika Serikat mengumumkan pada bulan April bahwa mereka akan menarik pasukannya pada bulan September mendatang, mengakhiri kehadiran militer asing selama 20 tahun.

Pemerintah Afghanistan dan negosiator Taliban telah bertemu di ibu kota Qatar, Doha, dalam beberapa pekan terakhir. Namun, para diplomat mengatakan hanya ada sedikit tanda kemajuan substantif sejak pembicaraan damai dimulai.

Simak juga 'Puluhan Tentara Afghanistan Kabur ke Pakistan':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/dhn)