Corona Melonjak, Lockdown Belasan Kota di Selatan Vietnam Diperpanjang!

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 11:12 WIB
A man rides a scooter across a quiet intersection in Ho Chi Minh City, Vietnam, Monday, July 26, 2021. Vietnams southern metropolis Ho Chi Minh City has tightened restrictions with a curfew order starting from Monday evening to contain a surge of COVID-19. (AP Photo/Huu Khoa)
Corona Melonjak, Lockdown Belasan Kota di Selatan Vietnam Diperpanjang! (Foto: AP/Huu Khoa)
Hanoi -

Vietnam akan kembali memperpanjang lockdown selama 2 minggu guna memerangi lonjakan COVID-19. Perpanjangan lockdown berlaku di Kota Ho Chi Minh dan 18 kota serta provinsi lainnya di seluruh wilayah Selatan mulai Senin (2/8).

"Otoritas Kota Ho Chi Minh dan tempat-tempat lain harus mendesak warga-nya untuk tinggal di tempat mereka berada dan mengikuti aturan pembatasan dengan ketat," demikian pernyataan pemerintah pada Sabtu (30/7) seperti dilansir Reuters, Minggu (1/8/2021).

Vietnam sebelumnya sempat berhasil menahan lonjakan kasus COVID-19 di awal-awal pandemi. Namun beberapa waktu belakangan negara itu kewalahan menghadapi cepatnya penyebaran kasus, sehingga menyebabkan hampir sepertiga wilayah di negara tersebut kini diberlakukan pembatasan.

Pada Sabtu (30/7) Vietnam melaporkan 8.624 kasus harian baru, di mana sebagian besar kasus yang dikonfirmasi terdeteksi di daerah selatan, terutama Kota Ho Chi Minh yang telah memberlakukan aturan social distancing sejak 31 Mei lalu.

Saat ini, Vietnam mencatatkan total 145.000 kasus dan 1.306 kematian, di mana 85 persen di antaranya terjadi selama sebulan terakhir.

"Pelaksanaan pembatasan di kawasan adalah untuk menciptakan keamanan di sekitar Kota Ho Chi Minh dan tidak membiarkan epidemi menyebar lebih jauh," kata Vu Duc Dam, Wakil Perdana Menteri dan Kepala Gugus Tugas Covid-19.

"Mungkin butuh berbulan-bulan untuk menahan situasi di daerah tersebut," lanjutnya.

Menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit KOta Ho Chi Minh, saat ini, pusat bisnis itu menjadi titik pusat COVID-19 Vietnam. Sekitar 64% dari total kasus terjadi di kota tersebut.

Ho Chi Minch mencatatkan kasus kematian COVID pertama-nya pada 2 Juni lalu. Hingga Sabtu (31/7) total kematian di kota itu mencapai 1.164 kasus.

Sementara itu, di Kota Da Nang juga mulai diberlakukan pembatasan pergerakan mulai Sabtu (31/7). Di ibu kota Hanoi, lockdown rencananya akan berakhir pekan depan, namun pihak berwenang masih mempertimbangkan apakah akan diperpanjang atau tidak.

Lonjakan kasus mendorong seruan kepada pemerintah untuk mempercepat vaksinasi. Diketahui Vietnam baru memberikan lebih dari 5,9 juta dosis vaksin COVID-19, di mana baru sekitar 589.000 orang yang sudah divaksin penuh.

Simak video 'Vietnam Lockdown Dua Minggu Buntut Rekor Kasus Harian':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/dhn)