Round-Up

Pintu Terbuka Saudi untuk Wisatawan yang Sudah Divaksinasi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 22:02 WIB
A Saudi Arabian flag flies on Saudi Arabias consulate in Istanbul on October 4, 2018. - Jamal Khashoggi, a veteran Saudi journalist who has been critical towards the Saudi government has gone missing after visiting the kingdoms consulate in Istanbul on October 2, 2018, the Washington Post reported. (Photo by OZAN KOSE / AFP)
Ilustrasi bendera Arab Saudi (Foto: AFP/OZAN KOSE)
Riyadh -

Arab Saudi kini membuka diri untuk wisatawan mancanegara. Mereka menerima kedatangan wisatawan dengan syarat wajib, yakni vaksinasi COVID-19.

Kementerian Pariwisata Saudi dalam pengumumannya pada Kamis (29/7) waktu setempat, menyampaikan para turis dari berbagai negara akan bisa masuk ke wilayah Saudi mulai 1 Agustus mendatang.

Syarat Vaksin

Syarat wajib bagi wisatawan yakni orang-orang yang disuntik vaksin Corona dan telah menerima dua dosis. Namun hanya vaksin-vaksin tertentu yang diperbolehkan oleh kerajaan Saudi yakni vaksin Pfizer-BioNTech, AstraZeneca atau Moderna.

Para pengunjung asing yang akan masuk Saudi juga diwajibkan mendaftarkan data mereka terkait status vaksinasi ke dalam portal elektronik baru yang ditetapkan. Data mereka juga akan dicatat melalui aplikasi Tawakkalna, dan harus ditunjukkan setiap kali memasuki tempat-tempat umum.

A Saudi policeman checks vehicles at a check point at the Muslim holy city of Mecca, ahead of the upcoming annual hajj pilgrimage, Thursday, July 15, 2021. The pilgrimage to Mecca required once in a lifetime of every Muslim who can afford it and is physically able to make it, used to draw more than 2 million people. But for a second straight year it has been curtailed due to the coronavirus with only vaccinated people in Saudi Arabia able to participate. (AP Photo/Amr Nabil)Pemeriksaan wisatawan di Arab Saudi (AP Photo/Amr Nabil) Foto: AP/Amr Nabil)

"Kami kembali menyambut turis, dan kami sangat senang untuk menerima tamu Kerajaan lagi setelah terhenti karena dampak pandemi virus Corona," ucap Menteri Pariwisata Saudi, Ahmed Al-Khatib.

"Kami memfokuskan upaya-upaya kami selama jeda pada kerjasama erat dengan mitra-mitra kami di seluruh sektor untuk memastikan kepulangan yang aman bagi para pengunjung Kerajaan yang menikmati menjelajahi daya tarik wisata, tujuan dan landmark yang penting, menikmati pengalaman wisata unik, dan belajar soal budaya kedermawanan dan keramahan yang menjadi karakter masyarakat Saudi," imbuhnya.

Diketahui bahwa Saudi menutup perbatasannya untuk turis asing selama 17 bulan terakhir akibat pandemi Corona.

(isa/isa)