Raja Malaysia Kecewa Aturan Darurat Corona Dicabut Tanpa Izinnya

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 14:01 WIB
The incoming 16th King of Malaysia, the sixth Sultan of Pahang, Al-Sultan Abdullah Riayatuddin Al-Mustafa Billah Shah Ibni Sultan Ahmad Shah Al-Mustain Billah inpects the guard of honour during the welcoming ceremony at the Parliament House in Kuala Lumpur on January 31, 2019. (Photo by MOHD RASFAN / AFP)
Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah (MOHD RASFAN/AFP)
Kuala Lumpur -

Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa menyatakan kekecewaan besar terhadap keputusan pemerintah mencabut enam aturan darurat semasa pandemi virus Corona (COVID-19) tanpa izinnya.

Seperti dilansir The Star, Kamis (29/7/2021), pernyataan Kerajaan Malaysia juga menyebut Al-Sultan Abdullah kekagetannya bahwa pencabutan aturan darurat tidak dibahas dalam parlemen oleh pemerintahan Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin.

Pengawas Rumah Tangga Istana Negara Malaysia, Datuk Ahmad Fadil Shamdussin, menyebut pasal 150 ayat 2(b) dan pasal 150 ayat (3) pada Konstitusi Federal secara jelas menyatakan bahwa wewenang untuk memberlakukan dan mencabut aturan darurat ada pada Yang di-Pertuan Agong.

"Terkait hal ini, Yang Mulia menyatakan kekecewaan atas pernyataan 26 Juli di parlemen bahwa pemerintah telah mencabut seluruh Aturan Darurat yang diumumkan Raja pada masa darurat, meskipun Yang Mulia belum menyetujui pencabutan itu," ucap Ahmad Fadil dalam pernyataannya.

Dia menambahkan bahwa Raja Malaysia juga menyampaikan kekesalan besar karena usulannya agar pencabutan Aturan Darurat diajukan dan dibahas dalam parlemen, tidak dilaksanakan.

"Usulan Yang Mulia telah disetujui sebelumnya dalam rapat virtual pada 24 Juli dengan Menteri pada Departemen Perdana Menteri (Urusan Parlemen dan Hukum) Datuk Seri Takiyuddin Hassan dan Jaksa Agung Tan Sri Idrus Harun," sebut Ahmad Fadil.

"Yang Mulia menekankan bahwa pernyataan yang disampaikan Menteri Urusan Parlemen pada 26 Juli tidak akurat dan telah membingungkan Dewan Rakyat," imbuhnya.

Simak video 'Malaysia Putuskan Keadaan Darurat Covid-19 Berakhir 1 Agustus':

[Gambas:Video 20detik]