Anggap Corona Hoaks, Pemuda 28 Tahun Meninggal karena COVID-19

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 17:13 WIB
Ilustrasi pasien di rumah sakit
ilustrasi (Foto: iStock)

"Saya tahu [Curt] akan sangat bersemangat tentang orang-orang yang mendapatkan vaksin," kata Christy.

"Jika kami dapat mendorong orang-orang untuk mendapatkan vaksin, dan jika kita dapat menyelamatkan satu nyawa lagi, itu semua sepadan. Jika Curt ada di sini hari ini, dia akan melakukan itu," tutur Christy.

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, Rochelle Walensky mengatakan bahwa lonjakan kasus Corona baru-baru ini di negara itu dipicu oleh orang-orang yang belum menerima vaksin.

"Ini menjadi pandemi bagi mereka yang tidak divaksinasi," kata Walensky awal bulan ini.

Para pejabat kesehatan AS mengatakan, saat ini sekitar 99,5 persen kematian COVID-19 dan 97 persen pasien rawat inap di AS adalah orang-orang yang tidak divaksinasi.


(ita/ita)