Separuh Penduduk Jerman Telah Divaksin Penuh, Tapi Kini Melambat

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 16:22 WIB
The hands in blue glove of the scientist hold the processor
ilustrasi vaksin (Foto: Getty Images/iStockphoto/Alernon77)
Jakarta -

Lebih dari setengah populasi Jerman sekarang telah menerima vaksinasi COVID-19 secara lengkap. Namun, kini kekhawatiran meningkat karena laju vaksinasi yang belakangan melambat.

"41,8 juta orang Jerman sekarang memiliki perlindungan penuh, sementara 61,1 persen telah menerima setidaknya satu suntikan. Semakin banyak orang yang divaksinasi, semakin aman kita di musim gugur dan musim dingin," tulis Menteri Kesehatan Jerman, Jens Spahn di Twitter seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (28/7/2021).

Kampanye vaksinasi Jerman dipercepat pada musim semi setelah beberapa bulan pertama yang lamban, tapi negara itu masih jauh dari target 80 persen penduduk yang divaksinasi untuk mencapai herd immunity.

Laju inokulasi telah semakin melambat dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini meningkatkan kekhawatiran akan gelombang keempat virus Corona yang dipicu oleh varian Delta yang jauh lebih menular.

Dengan jumlah kasus infeksi Corona yang juga meningkat, perdebatan tentang bagaimana meyakinkan lebih banyak orang untuk menerima vaksin akan menjadi isu utama dalam pemilihan nasional yang dijadwalkan pada 26 September mendatang.

Tidak seperti negara-negara Eropa lainnya seperti Prancis dan Yunani, pemerintah Jerman sejauh ini menolak untuk memberlakukan aturan wajib vaksinasi untuk bagian tertentu dari populasi.

Pekan lalu, Kanselir Angela Merkel mendesak warga untuk mendapatkan vaksinasi guna mengendalikan apa yang disebutnya "dinamika yang jelas dan mengkhawatirkan" dalam tingkat infeksi virus Corona.