Corona Mengamuk, Warga Australia Terpaksa Tinggalkan RI Lewat Laut

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 11:25 WIB
Update Corona Hari Ini: Pecah Rekor Lagi-Persiapan Skenario Terburuk
Foto: Getty Images/loops7
Jakarta -

Di tengah pandemi virus Corona yang mengganas, sejumlah warga Australia di Indonesia mencoba kembali ke negara asalnya dengan menggunakan jalur laut.

Seperti diberitakan media The Australian, Rabu (28/7/2021), operator wisata yang berbasis di Lombok, Brendan Nuir, mengatakan dirinya telah menerima puluhan permintaan dari ekspatriat Australia yang bersedia membayar 3.500 dolar Australia per orang untuk perjalanan 67 jam dari Kupang ke Darwin, Australia dengan menggunakan kapal transportasi tradisional Indonesia, phinisi miliknya. Permintaan untuk menggunakan jasanya tersebut ramai sejak dia memasang pamflet di grup obrolan ekspatriat Australia minggu ini.

Jalur laut menjadi pilihan karena ketiadaan kursi komersial di pesawat Garuda dan Australia mengurangi separuh batas kedatangan.

"Tahun lalu, saya memiliki orang-orang yang mencoba menyewa kapal secara pribadi untuk melakukan perjalanan ke Australia tetapi terlalu sulit untuk mendapatkan izin dari Indonesia," kata Nuir.

Kali ini, dia mendapatkan izin dari Indonesia untuk meninggalkan negara itu dengan kapalnya. "Kami hanya menunggu untuk melihat apakah Darwin akan memberi kami izin untuk datang dan pergi. Itu satu-satunya yang menahan kami," katanya.

"Di online disebutkan mungkin untuk sampai ke Darwin dengan kapal dan kemudian dikarantina di Howard Springs. Hanya saja tidak disebutkan berapa lama waktu yang dibutuhkan sebelum kapal diizinkan untuk berangkat lagi," imbuhnya.

Nuir mengatakan dia berharap untuk melakukan beberapa perjalanan sebelum musim hujan mulai akhir tahun.

Simak video 'Mewaspadai Varian AY.1 'Delta Plus' yang Disebut Sudah Terdeteksi di RI':

[Gambas:Video 20detik]