Round-up

Ramai-ramai Ajak Warga AS Divaksinasi Imbas Corona Belum Teratasi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 23:08 WIB
Doctor in personal protective suit or PPE inject vaccine shot to stimulating immunity of woman patient at risk of coronavirus infection. Coronavirus,covid-19 and vaccination concept.
Ilustrasi Vaksin (Foto: Getty Images/iStockphoto/Artem Zakharov)
Jakarta -

Kasus infeksi virus Corona varian Delta tengah melonjak di seluruh Amerika Serikat. Kini ajakan untuk warga AS melakukan vaksinasi gencar dilakukan.

Ajakan vaksinasi ini diserukan oleh pejabat dan anggota parlemen Partai Republik. Dalam kasus yang meningkat diketahui terjadi pada warga yang tidak divaksin.

Kematian karena COVID-19 dan tingkat rawat inap juga disebut meningkat secara nasional.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (23/7/2021), ini terjadi di tengah perpecahan politik atas respons pandemi dan maraknya hoaks ataupun disinformasi yang membuat jutaan warga Amerika enggan untuk divaksin. Jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa jauh lebih banyak Demokrat yang divaksinasi daripada Republik

Selama berbulan-bulan kaum konservatif yang curiga terhadap pemerintah dan bersikeras mempertahankan kebebasan pribadi telah mengadakan protes anti-vaksinasi di New Hampshire, California, dan di tempat-tempat lain.

Namun, dengan keragu-raguan akan vaksin Corona yang sangat tinggi di negara-negara bagian seperti Arkansas, Florida, dan Missouri, telah memicu penularan virus Corona, para pemimpin Republik kini meningkatkan upaya untuk membujuk mereka yang skeptis agar mau divaksin.

Pada hari Kamis (22/7) waktu setempat, anggota DPR nomor dua dari Partai Republik Steve Scalise bergabung dengan GOP Doctors Caucus, kelompok 18 anggota parlemen Partai Republik yang merupakan ahli medis berlisensi, untuk menyerukan warga Amerika agar mendapatkan vaksin.

"Saya memiliki kepercayaan diri yang tinggi, saya sendiri telah divaksin," katanya dalam konferensi pers.

Scalise telah ragu selama berbulan-bulan untuk mendapatkan vaksinasi, tetapi dia menerima vaksin minggu ini karena "dengan varian Delta, saya merasa saya menginginkan tingkat perlindungan ekstra."