Round-Up

Tertutup Pintu Filipina untuk Negara Tetangga Gegara Varian Delta

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 20:34 WIB
Ilustrasi Bendera Filipina
Ilustrasi Filipina (Foto: Internet)
Jakarta -

Filipina menutup pintu untuk sejumlah negara tetangganya. Aksi tutup pintu bagi negara tetangga itu dilakukan demi mencegah merebaknya virus Corona varian delta.

Sejauh ini, Filipina melarang pendatang dari tiga negara di kawasan Asia Tenggara untuk masuk. Tiga negara itu adalah Indonesia, Malaysia dan Thailand.

Pemerintah Filipina lebih dulu melarang pendatang dari Indonesia masuk. Larangan itu berlaku bagi semua orang yang datang atau punya riwayat perjalanan dari Indonesia dalam rentang waktu tertentu.

Dilansir dari Reuters, Juru Bicara Kepresidenan Filipina, Harry Roque, mengatakan larangan itu berlaku mulai 16-31 Juli 2021. Pengumuman tersebut telah disampaikan sejak Rabu (14/7/2021).

Larangan dari Filipina ini menambah panjang daftar negara yang menutup pintu bagi pendatang dari Indonesia dengan alasan mencegah Corona. Negara-negara lain yang menutup pintu bagi pendatang dari Indonesia adalah Singapura, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Oman, Arab Saudi, Hong Kong dan Taiwan.

Pendatang dari Malaysia-Thailand Juga Dilarang

Pemerintah Filipina kemudian memperbarui aturan larangan masuk bagi pendatang dari luar negeri demi mencegah Corona. Terbaru, pendatang dari Malaysia dan Thailand juga dilarang masuk Filipina.

Dilansir dari Reuters dan Channel News Asia, Jumat (23/7/2021), Harry Roque menyatakan pemerintah juga memperketat pembatasan di wilayah Manila. Roque mengatakan, pembatasan perjalanan akan berlaku mulai Minggu (25/7) dan berlangsung hingga akhir Juli.

"Tindakan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dan transmisi komunitas varian COVID-19 di Filipina," kata Roque.

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, telah menempatkan wilayah Manila yang dihuni oleh lebih dari 13 juta orang dan empat provinsi di bawah pembatasan virus Corona hingga akhir Juli. Hal itu dilakukan demi mencegah penularan domestik lebih lanjut dari varian delta.

Filipina telah mencatat 47 kasus varian delta. Delapan di antaranya kasus aktif, dan tiga kematian.

Dengan jumlah total lebih dari 1,53 juta kasus positif Corona dan hampir 27.000 kematian, Filipina memiliki jumlah kasus dan korban virus Corona tertinggi kedua di Asia Tenggara. Jumlah tersebut berada di bawah Indonesia.

Lihat juga video 'Singgung WHO, Ini Alasan Pemerintah Tak Tutup Perjalanan Luar Negeri':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)