31 Warganya Tewas Akibat Banjir, Belgia Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 02:45 WIB
A picture taken on July 15, 2021 shows a view of a flooded street  in the Belgian city of Verviers, near Liege, after heavy rains and floods lashed western Europe. - The provincial disaster plan has been declared in Liege, Luxembourg and Namur provinces after large amounts of rainfall. Water in several rivers has reached alarming levels. (Photo by ANTHONY DEHEZ / BELGA / AFP) / Belgium OUT
Banjir di Belgia (Foto: AFP/ANTHONY DEHEZ)
Brussel -

Pemerintah Belgia mengibarkan bendera setengah tiang. Hal ini untuk memperingati bencana banjir yang menewaskan 31 warga Belgia.

Dilansir dari AFP, bendera Belgia dikibarkan setengah tiang di gedung-gedung resmi. Bendera Uni Eropa juga dikibarkan setengah tiang.

Raja Philippe dan Ratu Mathilde memberikan penghormatan di stasiun pemadam kebakaran di Verviers, salah satu kota yang paling parah dilanda bencana banjir.

Seluruh warga Belgia diimbau tidak melakukan aktivitas selama 1 menit sebagai simbol berkabung, termasuk bus hingga kereta. Sirene terdengar dibunyikan di stasiun pemadam kebakaran di seluruh Belgia.

Peringatan hari berkabung itu diadakan pada malam hari libur nasional Belgia. Kota Brussel membatalkan hari "Bola Nasional" dan kota Namur membatalkan pertunjukan kembang apinya.

31 Orang Tewas

Korban tewas dalam banjir parah yang melanda Belgia kini menjadi 31 orang. Sementara belasan orang dinyatakan hilang. Saat ini pemerintah Belgia fokus melakukan pemulihan infrastruktur usai dilanda banjir.

"Tidak ada lagi bahaya langsung di daerah yang terkena dampak," kata pusat krisis negara itu Minggu (18/7/2021) malam, seperti dikutip dari AFP.

Lebih dari 37.000 rumah masih tanpa listrik dan 3.600 tanpa gas. Sementara itu operator kereta api Infrabel mengatakan ada gangguan di hampir setengah dari layanan kereta api nasional.

Simak Video: 110 Orang Tewas dalam Banjir Bandang Jerman-Belgia

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)