India Selidiki Dugaan Penjualan Wanita Muslim dalam Lelang Online Palsu

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 10 Jul 2021 19:21 WIB
kejahatan cyber
Ilustrasi
New Delhi -

Kepolisian India tengah menyelidiki dugaan penjualan wanita-wanita Muslim dalam lelang online palsu. Kasus ini disebut para korban menggambarkan pertumbuhan Islamofobia di negara mayoritas Hindu tersebut.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (10/7/2021), Kepolisian India dilaporkan tengah menyelidiki bagaimana puluhan wanita Muslim ditawarkan untuk dijual dalam lelang online tanpa ketahuan pihak kepolisian setempat.

Foto-foto lebih dari 80 wanita dilaporkan diunggah beberapa pekan terakhir ke GitHub, sebuah platform pengembangan software terbuka, dengan judul 'Sulli deal of the day'. Kata 'Sulli' merujuk pada sebutan menghina untuk wanita Muslim.

Hana Mohson Khan, seorang pilot maskapai komersial, diberitahu pekan lalu oleh seorang temannya yang mengarahkannya ke sebuah link yang membawanya kepada galeri foto-foto banyak wanita.

"Foto keempat adalah foto saya. Mereka benar-benar melelang saya sebagai budak mereka untuk hari itu," tutur Khan kepada AFP.

"Itu membuat saya merinding. Mulai hari itu hingga sekarang, saya terus-menerus marah," imbuhnya.

GitHub menyatakan pihaknya telah menonaktifkan akun-akun pengguna yang terlibat kasus ini, dengan menyatakan para pengguna itu melanggar kebijakan soal pelecehan, diskriminasi dan menghasut kekerasan.