Florida Setop Pencarian Korban Apartemen Ambruk, 89 Orang Belum Ditemukan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 08 Jul 2021 15:15 WIB
Apartemen tepi Laut yang bertingkat tinggi dekat Pantai Miami, Florida, Amerika Serikat, roboh. Satu orang dinyatakan meninggal, dan 99 orang lainnya hilang.
Foto: AP/David Santiago
Jakarta -

Tim penyelamat Florida di Amerika Serikat telah membuat "keputusan yang sangat sulit" untuk mengakhiri pencarian korban di lokasi reruntuhan gedung apartemen yang ambruk hampir dua minggu lalu.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (8/7/2021), penghentian pencarian itu diumumkan Wali Kota Miami-Dade, Daniella Levine Cava pada Rabu (7/7) waktu setempat.

"Dengan kesedihan yang mendalam ... bahwa kami membuat keputusan yang sangat sulit untuk transisi dari operasi pencarian dan penyelamatan ke pemulihan," kata Levine Cava kepada wartawan di Surfside, dekat Miami. Dia menambahkan bahwa transisi secara resmi akan berlangsung pada tengah malam waktu setempat.

"Pada titik ini, kami benar-benar kehabisan setiap opsi yang tersedia bagi kami dalam misi pencarian dan penyelamatan," imbuhnya.

Levine Cava mengatakan delapan jasad kembali ditemukan di antara reruntuhan gedung apartemen 12 lantai, Champlain Towers South, yang ambruk pada 24 Juni ketika para penghuninya sedang tidur. Dengan demikian, sejauh ini jumlah korban jiwa resmi menjadi 54 orang, dengan 86 orang masih belum ditemukan.

Levine Cava mengatakan penyelidik akan terus bekerja untuk memverifikasi apakah masing-masing dari mereka berada di gedung ketika runtuh.

Tidak ada korban selamat yang ditemukan sejak hari ambruknya gedung. Puluhan penyelamat, teknisi dan spesialis, termasuk tim dari Israel dan Meksiko, membantu pencarian bersama dengan anjing pelacak dan alat berat.

Penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan penyebab runtuhnya apartemen tersebut.

Simak juga 'Korban Tewas Apartemen Ambruk di Florida Kini Jadi 46 Orang':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)