Bertambah Lagi, 36 Orang Tewas dalam Insiden Apartemen Ambruk di Florida

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 07 Jul 2021 14:18 WIB
This aerial view, shows search and rescue personnel working on site after the partial collapse of the Champlain Towers South in Surfside, north of Miami Beach, on June 24, 2021. - The multi-story apartment block in Florida partially collapsed early June 24, sparking a major emergency response. Surfside Mayor Charles Burkett told NBCs Today show: My police chief has told me that we transported two people to the hospital this morning at least and one has died. We treated ten people on the site. (Photo by CHANDAN KHANNA / AFP)
Penampakan gedung apartemen yang ambruk di Florida, AS (dok. AFP/CHANDAN KHANNA)
Florida -

Petugas penyelamat terus menyisir reruntuhan gedung apartemen yang ambruk di Florida, Amerika Serikat (AS), untuk mencari korban. Sejumlah jasad ditemukan dari reruntuhan sehingga total korban tewas dalam insiden ini bertambah menjadi 36 orang.

Seperti dilansir AFP, Rabu (7/7/2021), Wali Kota Miami-Dade County, Daniella Levine Cava, mengumumkan pada Selasa (6/7) waktu setempat bahwa empat jasad korban ditemukan di balik reruntuhan gedung yang ambruk.

Dari total sejauh ini 36 korban tewas, baru 26 korban yang telah diidentifikasi.

Levine Cava menambahkan bahwa sedikitnya 109 orang dinyatakan masih hilang. Otoritas setempat berhasil mengonfirmasi bahwa 70 korban hilang di antaranya berada di lantai 12 -- lantai teratas -- saat gedung apartemen di Surfside itu ambruk pada 24 Juni lalu.

Upaya pencarian korban yang terus berlanjut diperkirakan akan dipersulit oleh terjangan badai tropis Elsa, yang diprediksi membawa angin kencang dan hujan deras.

Levine Cava menyebut badai Elsa menjadikan 'kondisi yang menantang dan merugikan' yang dihadapi tim penyelamat semakin sulit. "Kami secara cermat memantau cuaca," sebutnya.

Pusat Pemantauan Badai Nasional melaporkan bahwa badai Elsa yang membawa angin dengan kecepatan maksimum 110 kilometer per jam diperkirakan menjadi badai sebelum menyentuh pantai Teluk Florida bagian utara pada Rabu (7/7) pagi waktu setempat.