Ledakan Pabrik Kimia Thailand Tewaskan 1 Orang, Ratusan Warga Dievakuasi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 05 Jul 2021 15:58 WIB
Smoke rises into the air from a factory in Samut Prakan province, Thailand, Monday, July 5, 2021. A massive explosion at the factory on the outskirts of Bangkok early Monday shook an airport terminal serving Thailands capital and prompted the evacuation of residents from the area. (AP Photo)
Asap hitam pekat membubung ke udara dari lokasi pabrik kimia yang dilanda ledakan (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Ledakan besar yang terjadi di sebuah pabrik kimia di pinggiran Bangkok, Thailand, pada Senin (5/7) pagi waktu setempat, menewaskan satu orang dan melukai 27 orang lainnya.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (5/7/2021), para pejabat Thailand mengatakan, korban tewas dalam ledakan di pabrik kimia di dekat bandara internasional Bangkok itu adalah seorang petugas pemadam kebakaran.

Gumpalan asap hitam tebal terlihat membubung ke langit dari pusat kota sejauh 35 kilometer (21 mil), saat tim penyelamat terus mengevakuasi penduduk di dekat lokasi.

Ledakan itu terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat di pabrik Ming Dih Chemical Co., yang terletak di pinggiran Bangkok, dekat Bandara Suvarnabhumi.

"Kami mengalami 27 orang luka-luka, sebagian besar luka bakar, dan satu orang tewas adalah petugas pemadam kebakaran," kata Somsak Kaewsena, Bupati Bang Pli, tempat pabrik kimia itu berada.

Dia mengatakan kepada AFP bahwa 500 warga sejauh ini telah dievakuasi ke dua tempat penampungan. Menjelang siang, warga lanjut usia dengan kursi roda dievakuasi ke sekolah terdekat yang berjarak sekitar 9 kilometer.

Letnan Jenderal Ampon Buarubporn mengatakan, masyarakat telah diperintahkan untuk menjauh dari radius setidaknya 500 meter di sekitar lokasi ledakan.

Dikatakannya, pihak berwenang masih bekerja untuk mengendalikan api.

Petugas penyelamat berkeliling lingkungan dengan van darurat, memberi tahu ribuan penduduk melalui pengeras suara untuk pergi demi keselamatan mereka.

Sejauh ini, penyebab ledakan masih belum diketahui.

(ita/ita)