Aparat Tembak Mati 2 Pengunjuk Rasa di Ghana

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 01:48 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Ghana -

Pasukan keamanan wilayah Ashanti Selatan, Ghana, menembak mati dua orang pengunjuk rasa. Tak hanya itu, mereka juga melukai 4 orang lainnya.

Seperti dilansir AFP, Kamis (1/7/2021), dua orang pengunjuk rasa ditembak mati saat melakukan aksi demonstrasi terkait kematian seorang aktivis pemuda, Ibrahim 'Kaaka' Mohammed. Mereka tiba-tiba dihadang oleh polisi dan tentara saat melakukan unjuk rasa di kota Ejura.

"Dua orang tewas dalam bentrokan itu," kata juru bicara kepolisian Godwin Ahianyo.

Pihak kepolisian kini sedang menyelidiki insiden itu. Sementara itu, seorang pejabat kesehatan juga mengkonfirmasi dua orang tewas dan empat lainnya luka-luka.

"Satu meninggal sebelum kedatangan. Kami mencoba menyadarkan yang lain tetapi dia meninggal kemudian," kata Manyee Mensah, pengawas medis di Rumah Sakit Pemerintah Ejura.

"Saat ini, kami memiliki empat orang terluka... Satu dalam kondisi kritis tetapi tiga lainnya stabil," kata Mensah kepada AFP melalui telepon.

Berdasarkan informasi, demonstrasi itu berkaitan dengan kematian Mohammed yang merupakan kritikus vokal terhadap pemerintah. Mohammed kabarnya tewas ditembaki sekelompok orang bersenjata.

Polisi mengatakan mereka telah menangkap dua tersangka sehubungan dengan kematiannya.

"Kami berada di puncak masalah dan saya ingin meyakinkan publik bahwa semuanya terkendali," kata Ahianyo.

(maa/maa)