Ratusan Mayat Kembali Ditemukan di Sungai Gangga India, dari Mana?

ADVERTISEMENT

Ratusan Mayat Kembali Ditemukan di Sungai Gangga India, dari Mana?

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 27 Jun 2021 12:31 WIB
Bodies of suspected Covid-19 victims are seen in shallow graves buried in the sand near a cremation ground on the banks of Ganges River in Prayagraj, India, Saturday, May 15, 2021. (AP Photo/Rajesh Kumar Singh)
Potret ratusan mayat di tepi sungai Gangga, India (Foto: AP/Rajesh Kumar Singh)
New Delhi -

Sungai Gangga di India kembali menampakkan ratusan mayat yang terbenam. Ada dugaan bahwa mayat-mayat tersebut meninggal dunia pada April dan Mei lalu saat India kewalahan melawan gelombang lonjakan kasus COVID-19.

Banjir musiman yang kini melanda Sungai Gangga menyebabkan kuburan dangkal yang ada di sana terkikis. Ratusan mayat tersebut pun kini tampak bak berjejer di tepi sungai.

Untuk menangani temuan tersebut, kremasi sudah mulai dilakukan. Bahkan dalam tiga minggu terakhir, lebih dari 150 mayat sudah dikremasi.

"Kami tidak menggali jenazah tetapi hanya jenazah yang mengambang karena naiknya permukaan air yang dikremasi," kata pejabat di kota utara Allahabad, Neeraj Kumar Singh seperti dilansir dari AFP, Minggu (27/6/2021).

Disebutkan, ada sekitar 500 hingga 600 mayat yang masih terkubur di Sungai Gangga hingga kini.

"Area itu tersebar lebih dari satu kilometer (setengah mil) dan perkiraan kami ada sekitar 500-600 mayat yang terkubur," kata Singh.

Sebagian besar mayat diyakini merupakan korban COVID-19 pada bulan April dan Mei lalu, ketika India dilanda lonjakan kasus atau karena keluarganya tidak mampu membeli kayu bakar untuk kremasi tradisional Hindu sehingga jenazah dibenamkan di Sungai Gangga.

Banyaknya kuburan dangkal seperti yang ditemukan di Sungai Gangga memunculkan kecurigaan dari berbagai pihak. Dicurigai total kematian di India akibat pandemi mungkin lebih dari satu juta, beberapa kali lipat dari jumlah resmi yang disebut hampir 400.000 kematian.

Simak juga 'Saat Penampakan Kuburan Corona Massal di Tepi Sungai Gangga':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT