Honduras Pindahkan Kedutaannya di Israel ke Yerusalem

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 01:56 WIB
An Israeli man watches efforts to control a wildfire behind the village of Abu Gosh near Jerusalem, Wednesday, June 9, 2021. (AP Photo/Maya Alleruzzo)
Foto: AP Photo/Maya Alleruzzo
Jakarta -

Pemerintah Honduras memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Tindakan itu dilakukan Honduras untuk menjaga kerja sama antar dua negara tersebut.

Dilansir dari AFP, Honduras memindahkan kedubesnya ke Yerusalem pada Kamis (24/6/2021). Sehingga, Honduras menjadi negara ke 4 yang memindahkan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Selain itu, negara Amerika tengah itu telah membuka kantor komersil di Yerusalem. Keputusan itu melanggar kebijakan netralitas selama puluhan tahun dalam konflik Israel-Palestina.

Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez dan Menteri Luar Negeri Lisandro Rosales disambut oleh Perdana Menteri Israel Naftali Bennett dan Menteri Luar Negeri Yair Lapid, pada sebuah resepsi di sebuah gedung perkantoran di sebuah taman teknologi di Yerusalem selatan.

"Saya di sini hari ini bersama delegasi kami untuk meresmikan Kedutaan Besar Honduras di Yerusalem, ibu kota abadi Israel," kata Hernandez.

"Saya dengan tulus berharap presiden Honduras berikutnya, tidak peduli dari partai apa dia, mempertahankan keputusan ini. Saya akan memperjuangkan ini," ucapnya.

Bennett mengatakan bahwa kehadiran Hernandez pada peresmian adalah "kesaksian persahabatan yang mendalam dan ikatan antara negara Yahudi Israel, dan orang-orang dan negara bagian Honduras yang Anda pimpin".

Israel akan membuka kantor diplomatik di Tegucigalpa, ibu kota Honduras.

(aik/aik)