Bekas Tentara Tembaki RS Corona di Thailand, 1 Pasien Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 15:52 WIB
A shot is fired by Canadas Zina Kocher as she competes in the Womens Biathlon 4x6 km Relay at the Laura Cross-Country Ski and Biathlon Center during the Sochi Winter Olympics on February 21, 2014, in Rosa Khutor, near Sochi.  AFP PHOTO / KIRILL KUDRYAVTSEV        (Photo credit should read KIRILL KUDRYAVTSEV/AFP/Getty Images)
Ilustrasi (dok. AFP)
Bangkok -

Seorang bekas tentara melepas tembakan di sebuah rumah sakit darurat virus Corona (COVID-19) di Thailand. Tembakan itu menewaskan seorang pasien yang sedang dirawat di rumah sakit darurat tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (24/6/2021), beberapa jam sebelumnya, eks tentara yang sama menewaskan seorang pegawai toko kelontong di lokasi terpisah.

Kepala kepolisian setempat, Amphol Buarabporn, menuturkan kepada Reuters bahwa penyelidikan awal menunjukkan pelaku penembakan yang berusia 23 tahun meyakini para pasien yang dirawat di rumah sakit di wilayah Pathum Thani, dekat Bangkok itu, merupakan pecandu narkoba.

Pelaku sempat menyatakan dirinya membenci pecandu narkoba.

Rumah sakit darurat yang menjadi lokasi penembakan memang sebelumnya pernah menjadi pusat rehabilitasi narkoba. Rumah sakit itu ditata ulang dan kini dialihfungsikan untuk merawat pasien Corona.

Rekaman CCTV di lokasi kejadian yang beredar secara online menunjukkan seorang pria berjalan ke dalam rumah sakit dengan memakai seragam militer dan baret merah sambil menenteng senjata api.

Seorang pasien berusia 54 tahun meninggal dunia dalam penembakan di rumah sakit darurat tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2